Kabupaten Gowa melaunching sebanyak 27 Kampung Keluarga Berencana (KB) Mandiri di 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Gowa, di Kampung KB Birjen Desa Bili-Bili Kecamatan Bontomarannu, Senin (2/11/2019)

Gowa Launching 27 Kampung KB Mandiri

Senin, 02 Desember 2019 | 19:28 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Kabupaten Gowa melaunching sebanyak 27 Kampung Keluarga Berencana (KB) Mandiri di 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Gowa. Launching dilakukan di Kampung KB Birjen Desa Bili-Bili Kecamatan Bontomarannu, Senin (2/11/2019).

Pencanangan tersebut ditandai dengan pemukulan gendang oleh Direktur Advokasi dan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pusat, Sugiyono didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, H. Muchlis dan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Gowa, Sofyan Daud.

muhammad-ismak

Dalam sambutannya, Sugiyono mengungkapkan bahwa Kampung KB yang ada di Kabupaten Gowa merupakan salah satu yang terbaik di Sulawesi Selatan. Ia juga mengaku bangga dengan pencanangan 27 kampung KB Mandiri tersebut.

“Kenapa kemudian di Sulawesi Selatan, karena Sulawesi Selatan ini provinsi yang sudah lengkap dengan seluruh tim advokasi di semua kabupaten dan yang terbaik ternyata di Gowa. Pak Sekdanya turun tangan apapun yang terjadi, kegiatannya di mana kita kegiatan KB Pak Sekda selalu hadir,” ujarnya.

“Kita berada di Kampung KB, Kampung KB besutan pak Sekda ini bersama dengan seluruh jajarannya sampai ke Desa itu sebenarnya sudah terkenal di antero Nusantara. Jadi SKPD KB Kabupaten Gowa ini memang terkenal begitu gesitnya membangun dan membentuk yang namanya kampung KB,” sambungnya.

Olehnya itu, Sugiyono berharap Kampung KB yang ada di Kabupaten Gowa, khususnya Kampung KB yang ada di Desa Bili-bili menjadi contoh bagi Kampung KB yang lainnya bahkan di Indonesia. Selain itu, Sugiyono juga berharap Kampung KB yang baru dilaunching bisa lebih baik dari kampung KB yang ada sebelumnya.

“Kampung KB di Bili-Bili ini hendaknya menjadi apisentrum menjadi sentra pembangunan yang berada di Gowa sehingga semua orang belajar ke Gowa Bili-Bili. Artinya apabila memungkinkan pengembangan Kampung KB bukan hanya sekadar integrasi lintas sektor tetapi juga kita jual ke seluruh Nusantara dengan spot-spot tertentu yang cantik ini dan menarik sehingga remaja-remaja di Bili-Bili bisa mengembangkan melalui sosial media termasak ibu-ibunya,” harapnya.

Sementara itu, Sekda Gowa, H. Muchlis dalam sambutannya mengungkapkan sebelumnya Kabupaten Gowa telah mencanangkan sebanyak 19 Kampung KB yang tersebar di seluruh kecamatan. Muchlis juga mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Gowa, menargetkan 54 Kampung KB.

“Tahap pertama kita sudah mencanangkan ada 19 Kampung KB. Jadi di Gowa itu ada 18 kecamatan sehingga kita pilih maisng-masing satu itu masi berabsis dusun. Aaktu itu 18 ditambah 1, jadi kita sudah plus 1 jadi 19. Kemudian kita melihat lagi ada sisa yang kemarin dulu ada namanya desa tertinggal SIDT ini yang dianggap sebagai bengakalai yang dulu yang harus dituntas dan alhamdulillah kita ketambahan 8 jadi cukup menjadi 27,” tambahnya.

Sementara untuk 27 desa yang dilaunching menjadi Kampung KB yakni Bontolangkasa Selatan (Bontonompo), Lempangang (Bajeng), Panyangkalang (Bajeng), Tanete (Tompobulu), Parigi (Tinggimoncong), Garasi (Tinggimoncong), Belapunrangan (Parangloe), Bontoparang (Parangloe), Romangloe (Bontomarannu), Nirannuang (Bontomarannu), Toddotoa (Pallangga),Tompobalang (Somba Opu),Tomblo (Somba Opu),Bontomanai (Bungaya), Julukanaya (Biringbulu).

Berutallasa (Biringbulu), Tonasa (Tombolopao), Tinggimae (Barombong), Kanjilo (Barombong), Sunggumanai (Pattallassang), Borong pa’la’la (Pattallassang), Tana Karaeng (Manuju), Paranglompoa (Bontolempangang), Tindang (Bontonompo Selatan), Tanrara (Bontonompo Selatan), Gentungan (Bajeng Barat), Manimbahoi (Parigi).(*)