Soal Razia Oknum Camat di Warkop Saat Jam Kerja, Ini Penjelasan Satpol PP Gowa

Rabu, 04 Desember 2019 | 22:51 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gowa, mengklarifikasi mengenai pemberitaan oknum camat yang terjaring razia pada salah satu warkop saat jam kerja, Selasa kemarin (3/12/2019).

Kepala Bidang (Kabid) Trantib Satpol PP Kabupatem Gowa, Rizky Abe yang melakukan langsung razia tersebut mengatakan kemarin saat melintas di depan Warkop Al Maidah Jalan Masjid Raya, pihaknya melihat DD 88 B terparkir di halaman warkop, namun ketika masuk dirinya tidak menemukan oknum ASN.

muhammad-ismak

“Kami tidak mendapatkan oknum ASN dalam warkop itu tapi hanya randis yang terparkir yang kami ketahui itu milik Camat Barombong, namun belakangan baru kita temukan ternyata sejak tahun 2018 telah dilakukan perubahan pemilik plat mobil, sehingga plat randis itu (DD 88 B) telah menjadi milik Camat Bontomarannu sejak 2018 lalu yang juga merupakan pemilik Warkop Almaidah,” katanya.

Lanjut Rizky Abe, ia membeberkan pada saat razia kemarin, pihaknya hanya menemukan dua oknum ASN yakni di Coffe 36 dan Coffe 56. Sedangkan di Warkop Al- Maidah hanya kendaraan dinas pemilik Warkop tersebut yang tak lain adalah Camat Bontomarannu.

Menanggapi hal ini, Camat Barombong Anwar Asru, yang diberitakan sebagai oknum camat tersebut menyesalkan informasi yang simpang siur mengenai dirinya.

Pasalnya pada saat razia dilakukan dirinya bersama Camat lainnya sedang berada di Hotel Grand Celino mengikuti kegiatan Diseminasi Hasil Kajian dan Inovasi Kelitbangan Hidup Pemkab Gowa.

“Saya juga heran kenapa bisa namaku yang disebut, ternyata persoalan plat mobil tapi itu sejak 2018 sudah beralih ke Camat Bontomarannu,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, Camat Bontomarannu yakni pemilik Warkop Al-Maidah memarkirkan mobilnya karena akan bersama Camat Somba Opu dan Camat Bontonompo Selatan menuju lokasi kegiatan (Hotel Grand Celino), sehingga Anwar dan Camat Bontomarannu tidak merasa terjaring karena memang sedang berada di Hotel Grand Celino sejak pukul 9 pagi lewat kemarin.

“Banyak yang bertanya kepada saya, yang katanya saya terjaring razia. Padahal salah. Saya ikut kegiatan di Hotel Grand Celino Makassar bersama Camat Bontomarannu. Jadi saya tidak terjaring razia,” tandasnya.(*)


BACA JUGA