Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidzul Qur'an Al-Imam Ashim Makassar ikut berpramuka di Baruga Benteng Somba Opu Kecamatan Barombong, Sabtu (11/1/2020)

Santri Ponpes Tahfidzul Qur’an Al-Imam Ashim Makassar Ikut Berpramuka

Sabtu, 11 Januari 2020 | 16:53 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidzul Qur’an Al-Imam Ashim Makassar ikut berpramuka di Baruga Benteng Somba Opu Kecamatan Barombong, Sabtu (11/1/2020).

Kegiatan dengan nama Mukhayyam Al-Qur’an tersebut digelar bekerja sama dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.

Pembina Pramuka UIN Alauddin Makassar, Dr. Fatmawati, M.Ag dalam arahannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut sengaja mengambil nama Mukhayyam Al-Qur’an agar para santri penghafal ini memahami cara lain untul lebih dekat dengan Alquran.

“Mukhayyam Al-Qur’an ini kita berkemah dengan nuansa Alquran. Berkemah dengan Alquran artinya kegiatan-kegiatan kepramukaan yang dilakukan senantiasa merujuk pada Alquran, sebagaimana basic pesantren Tahfidzul Qur’an Al Imam Ashim,” ujarnya



Fatmawati yang juga Ketua Prodi Ilmu Falak, Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Alauddin Makassar memberi contoh kegiatan kepramukaan yang merujuk pada Alquran seperti pemberian nama regu penggalang dengan mengambil nama-nama hewan yang disebutkan dalam Alquran.

“Kita berikan nama seperti An Naml (semut), Al-Nahl (lebah), al-Jamal (Kuda), al-Fiil (gajah) dan sebagainya. Mereka belajar memahami, mengapa Alquran menyebutkan hewan tersebut dalam Alquran, apa kelebihan dan kekurangannya untuk dijadikan pelajaran hidup bagi manusia,” jelasnya.

Selain itu, Fatmawati juga berharap para pembina dari Ponpes Tahfidz Qur’an Al-Imam Ashim turut mengontrol langsung kegiatan tersebut. “Saya juga berharap kakak pembina standby mengontrol dan melihat apa yang kurang dan bisa mengkomunikasikan dengan kami,” harapnya.

Terpisah, Pimpinan Ponpes Tahfidzul Qur’an Al-Imam Ashim, Ustadz Syam Amir Yunus mengatakan tujuan kegiatan tersebut untuk memberikan pengetahuan tambahan dan untuk membentuk karakter para santri.

“Jadi santri Ponpes Al-Imam Ashim kan memang kesehariannya itu memang banyak-banyak program mengahafal Al-Quraan dan sekolah. Jadi di pesantren itu memang diajarkan nilai-nilai kesederhanaan, kedisiplinan, kemandirian, menjadi pemimpin. Saya kira dengan Mukhayyam Al-Qur’an ini bisa membuat mereka tambah semangat untuk membetuk karakter mereka menjadi yang lebih baik,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut juga dapat menjadi ajang sosialisasi agar Ponpes Al-Imam Ashim Makassar lebih dikenal oleh masyarakat. “Kita berharap pesantren ini lebih lebih dikenal masyarakat bahwa pesantren Al-Imam Ashim itu tidak hanya mengajarkan Alquran tetapi kegiatan-kegaitan ekstra juga sudah diajarkan dan lebih kepada syiar juga,” harapnya.

Ustadz Syam Amir menambahkan kegiatan tersebut sengaja melibatkan Pramuka UIN Alauddin Makassar karena menurutnya Ponpes yang ia pimpin merupakan binaan dari Pramuka UIN Alauddin Makassar.

“Kan memang sebetulnya kita memang dibimbing oleh Pramuka UIN Alauddin Makassar dari beberapa bulan yang lalu. Dan memang yang memulai kegiatan kepramukaan di pesantren iti adalah UIN,” tambahnya.(*)