Barista asal Amerika, Bane, yang memiliki usaha kopi di Makassar bernama Two Americanos

Pengusaha Kopi se-Indonesia Timur Hadiri Digi Fest 2020 KPW BI di Makassar

Minggu, 12 Januari 2020 | 13:20 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Sekitar 16 stand pengusaha kopi se-Indonesia Timur mengikuti Digi Fest 2020 yang dilaksanakan oleh Kantor Perwakilan Wilayah (KPW) Bank Indonesia (BI) yang digelar di Celebes Convension Center (CCC) Makassar Sabtu-Minggu (11-12/1/2020).

Kepala KPW BI Nusa Tenggara Barat (NTB), Achrias Sarwani

Kepala KPW BI Nusa Tenggara Barat (NTB), Achrias Sarwani mengatakan bahwa para pengusaha kopi tersebut merupakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan KPW BI se-Indonesia Timur.

“Festival Kopi yang dihadiri oleh UMKM binaan KPW BI se-Indonesia Timur. Para pengusaha pengusaha kopi ini tergabung dalam WUBI (Wirausaha Bank Indonesia) turut hadir dalam kegiatan. Terhitung kurang lebih 16 stand pengusaha kopi yang turut ikut serta,” kata Achrias Sarwani.

Ia menyebutkan beberapa jenis kopi yang hadir dalam festival tersebut seperti dari Toraja Sulawesi Selatan, Kopi Lombok Sumbawa NTB, Pilos Cafe Papua dan beberapa jenis kopi lainnya.



Terlihat UMKM di bidang wirausaha kopi yang menjadi binaan Bank Indonesia sangat antusias. Selain itu, BI juga telah memberikan banyak bantuan kepada para pengusaha kopi tersebut. Seperti bantuan fasilitas menggiling kepada Wiwin Suryani salah satu pengusaha kopi Sumbawa serta alat pengeringan untuk meningkatkan produksi kopi di NTB.

Selain festival kopi, Achrias Sarwani juga mengungkapkan bahwa di kegiatan Digi Fest 2020, KPW BI Indonesia Timur juga memperkenalkan sistem pembayaran digital terkordinasi pada satu barcode yang dikenal dengan nama QR Code Indonesia Standard (QRIS).

Sementara itu, salah seorang pengusaha kopi binaan KPw BI Bali, Komang Sukarsana sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya kegiatan tersebut memudahkan para pengusaha kopi untuk memasarkan produknya.

“Kami sangat terbantu dengan adanya Digi Fest ini. BI telah memfasilitasi kami untuk mempromosikan kopi lokal dan memudahkan transaksi lewat QRIS,” ungkapnya.

Lanjutnya, bukan hanya melalui proses pembayaran yang diberikan kepada UMKM, tapi mulai dari pertanian kopi, pelatihan untuk meningkatkan SDM sampai dengan pemasaran.

“Kami sejak awal dibina oleh BI, mulai dari pertanian di kebun kopi, Pelatihan coching bantuan promosi, peningkatan SDM, proses hirilisasi, aplikasi pemasaran kopi sampai ke luar negeri,” lanjutanya.

Kegiatan festival kopi tersebut juga dilakukan pembuatan kopi yaitu kontes barista. Semua barista yang hadir diberikan kesempatan untuk menampilkan kopi terbaiknya.

Seperti barista asal Amerika, Bane yang memiliki usaha kopi bernama Two Americanos. Ia menyediakan Kopi Toraja, Aceh Gayo dan Lantimojong. Dia sudah 2 tahun tinggal dan menjual kopi di Makassar.

“Saya sangat suka dengan kopi asal Toraja. Saya sudah dua tahun menjual kopi di Makassar,” kata Bane.

Sekadar diketahui, untuk memeriahkan kegiatan tersebut Bank Indonesia juga melaksanakan berbagai acara menarik mulai dari bazar otomotif, fashion dan berbagai lomba menarik serta menghadirkan artis artis ternama seperti GIGI dan artis ibukota lainnya.(*)


BACA JUGA