FOTO: Rumah duka almarhum nenek Asinare, korban terpeleset saat bantu anaknya yang terjebak banjir di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan/Minggu, 12 Januari 2020/Junaid/GOSULSEL.COM
#

Bantu Anak Terjebak Banjir, Nenek di Soppeng Meninggal

Senin, 13 Januari 2020 | 10:30 Wita - Editor: Muhammad Fardi - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

SOPPENG, GOSULSEL.COM – Seorang nenenk berusia 65 tahun, Asinare tewas saat membantu anaknya yang terjebak banjir, di Kamping Palla, Kelurahan Kaca, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, Minggu kemarin (12/1/2020).

“Ini korban pak betul meninggal terpeleset ditangga dan jatuh ke air. Meninggalnya Sekitar Jam 11 lewat iye,” kata Ridawati, cucu korban.

Ridawati menjelaskan bahwa kejadian bermula saat sang nenek ingin membantu anaknya saat banjir yang berada dibawah rumah. Hanya saja saja, saat hendak membantu sang anak, sang nenek terpeleset hingga jatuh ke air.

“Katanya anaknya tadi waktu saya ke sana Karena banjir di bawah rumah Almarhumah mau bantu anaknya tapi dilarang sama anaknya, tapi dia tetap mau membantu, pas di tangga terpeleset dan jatuh di air. Seketika itu juga anaknya lari menolong tapi Nenek Isinare sudah meninggal,” jelasnya.



Hanya saja, Ridawati membantah jika neneknya meninggal karena hanyut dan terbawa arus seperti informasi beredar dan berita yang dimuat di media online.

“Kami tidak tau kalau ada berita kalau nenek kami meninggal terbawa arus. Nanti saya ditelpon sama pak camat baru saya tahu. Dan berita itu kami tidak tau asalnya dari mana. Ini korban betul meninggal terpeleset di tangga dan jatuh ke air tapi tidak terbawa arus,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Soppeng, Muhammad Faisal banjir tersebut terjadi akibat curah hujan tinggi yang turun di Kabupaten Soppeng sejak Sabtu hingga Minggu yang membuat sejumlah sungai meluap.

Banjir tersebut merendam 3 Kecamatan di Kabupaten Soppeng yaitu Kecamatan Ganra, Donri-Donri dan Kecamatan Marioriawa sebagai kecamatan terparah yang terkena dampak banjir.

“Intensitas hujan lumayan tinggi dimulai kemarin malam hingga sore tadi. Untuk banjir di Kecamatan Donri-Donri Luapan Sungai Paddangeng, sedangkan untuk Kecamatan Marioriawa luapan danau tempe,” ungkapnya.(*)


BACA JUGA