Bakal calon Bupati Maros Amirullah Nur Saenong (ANS), mendatangi salah satu pegiat UMKM Maros bernama Haji Nita yang memiliki usaha jual bakso dengan brand ‘bakso mantan’, Maros, Sabtu (18/1/2020)
#

Weekend, Bacabup Maros ANS Sambangi Pegiat UMKM

Sabtu, 18 Januari 2020 | 18:52 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Muhammad Yusuf - GoSulsel.com

MAROS, GOSULSEL.COM — Bakal calon Bupati Maros Amirullah Nur Saenong (ANS) memenuhi janjinya berkeliling menyerap dan mendengar aspirasi pegiat UMKM di Maros. Amirullah menyebut Maros ke depan butuh transformasi ekonomi dengan memaksimalkan UMKM dengan nama ‘UMKM Berenergi”.

Amirullah mendatangi salah satu pegiat UMKM Maros bernama Haji Nita yang memiliki usaha jual bakso dengan brand ‘bakso mantan’, Maros, Sabtu (18/1/2020). Penggagas slogan ‘politik tanpa cukong’ ini menikmati semangkuk bakso hangat dan sekaligus mendengarkan dan berbagi program miliknya untuk Maros ke depan.

Pada perbincangan itu, Haji Nita berharap Amirullah lebih fokus pada UMKM di Maros dengan kemudahan bantuan kredit dan bantuan promosi, serta mudahnya mendapatkan izin usaha bagi masyarakat sekitar.

“Bagi saya adalah bagaimana kami ini pedagang UMKM dapat berkembang. Ada juga bantuan modal usaha dari pemerintah dengan perizinan yang tidak susah,” ucapnya.



Haji Nita berharap Maros ke depan dapat berenergi dan pro rakyat sehingga banyak masyarakat punya kesempatan untuk membangun ekonominya sendiri.

“Insya Allah Energi saya untuk Pak Amirullah untuk masa depan Maros yang lebih baik,” kata dia.

Sementara itu, Amirullah Nur Saenong mengatakan banyak celah untuk dapat memaksimalkan peningkatan UMKM di Maros. Hanya saja, Amirullah melihat celah peningkatan ini tidak pernah dilirik oleh pemangku jabatan saat ini.

“Ada beberapa hal yang memang akan menjadi program saya. Ke depan yaitu soal perizinan tunggal, kemitraan, insentif dan pembiayaan. Program-program ini kita ingin pastikan berjalan begitu saya terpilih,” ucapnya.

Amirullah menganggap Maros membutuhkan transformasi ekonomi untuk menggairahkan pelaku UMKM. Transformasi ekonomi inilah yang bakal mejadi energi Maros ke depan.

“Dari beberapa pertemuan saya dengan berbagai elemen masyarakat, khsususnya masyarakat dengan ekonomi rendah. Mereka sangat menginginkan adanya lapangan pekerjaan untuk anak dan keluarga mereka. Pastinya mereka membutuhkan perubahan dalam hidup mereka. Solusi lapangan pekerjaan ya memperbanyak UMKM yang tumbuh,” ungkapnya.

“UMKM ini kita ingin berdayakan lebih baik. Jangan hanya pameran UMKM tapi dibuka di Maros saja. UMKM Maros harus dibawa ke luar daerah dan kalau perlu ke luar negeri biar orang tahu ada produk Maros yang bagus dan kompetitif,” imbuhnya.(*)