Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Gowa, Ramli Siddik Daeng Rewa

Antisipasi Penyebaran Coronavirus, Komisi IV DPRD Gowa Minta Perketat Pengawasan di Bandara

Selasa, 28 Januari 2020 | 13:47 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gowa memintah pengawasan terhadap orang-orang dari Cina untuk diperketat di bandara.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Gowa, Ramli Siddik Daeng Rewa mengatakan bahwa hal tersebut sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Coronavirus yang diketahui berasal dari China.

“Pemerintahan harus mengisolasi orang yang baru datang dari Cina. Baik itu orang Cina maupun orang Indonesia yang baru datang dari Cina. Semua harus diperiksa terlebih dahulu di bandara, nanti bebas dari virus itu baru bisa diloloskan,” katanya saat dikonfirmasi.

Selain itu, politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini juga meminta masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Gowa untuk tidak berhubungan atau kontak langsung dengan binatang-binatang yang dianggap sebagai penyebar Virus Corona tersebut.



“Kemudian, inikan Virus Corona asalnya dari binatang yang kotor seperti ular, jadi hindari berhubungan atau kontak langsung dengan binatang-binatang yang dianggap kotor dan kemudian jaga kebersihan,” ujarnya.

Ramli Siddik Daeng Rewa juga meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk menjaga kebersihan.

“Kami juga meminta khususnya di Kabupaten Gowa kepada Dinas Kesehatan untuk melakukan sosialisasi untuk menjaga kebersihan dan menghindari hubungan dengan binatang kotor, kan sumbernya dari sana,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gowa, dr. Hasanuddin mengatakan sebagai upaya pencegahan wabah Coronavirus di Kabupaten Gowa, ia sudah meminta puskesmas yang ada di Kabupaten Gowa untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

dr. Hasanuddin juga meminta masyarakat segera melapor jika mengalami gejala pneumonia seperti batuk, pilek, ataupun demam. “Kita sosialisasi ke semua puskesmas untuk cepat melaporkan kalau mengalami gejala,” katanya.

Dinkes Kabupaten Gowa juga telah berkoordinasi dengan pihak Pihak Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar jika ada warga yang diduga terkena penyakit tersebut.

“Kalau ada ditemukan, kita akan rujuk ke RS Wahidin karena di sana ada ruang penanganan khusus. Tapi sejauh ini alhamdulillah tidak ada laporan,” tambahnya.(*)


BACA JUGA