Foto: Ilustrasi/Ist

Tak Ada Kelangkaan Pupuk di Gowa, Dewan Bilang Akan Dibenahi

Jumat, 31 Januari 2020 | 11:43 Wita - Editor: Muhammad Fardi -

GOWA, GOSULSEL.COM – Pupuk sempat diisukan langka di Kabupaten Gowa. Petani khawatir akan gagal panen. Isu itu menyebar hingga sampai ke telinga sejumlah wakil rakyat. Terutama bagi Komisi II DPRD Gowa.

“Pupuk di pabrik itu berlimpah. Jadi tidak ada yang langka. Pupuk memang dibutuhkan, terutama untuk tanaman jagung. Ini memang sudah agak lewat (masa tanam),” kata Sekretaris Komisi II DPRD Gowa, Muh Basir Daeng Bella, Jumat (31/1/2020).

Tanaman jagung, menurut dia, harus segera diberikan pupuk. Masa tanam jagung bagi petani itu telah masuk.

“Dalam waktu singkat ini, akan dibenahi secepatnya (pupuk). Jadi jagung ini diantisipasi,” tambah Basir.



Sebelumnya, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Gowa, Sugeng Priyanto juga membantah jika itu menjadi langka.

“Tidak tepat kalau pupuk subsidi dibilang langka. Ini hanya persoalan pendistribusian yang terlambat. Ada sistem baru yang diimplementasilan untuk penyalurannya,” ujar Sugeng beberapa waktu lalu.

Penyaluran pupuk terutama pupuk subsidi saat ini menggunakan sistem terbaru, yakni Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).

“Untuk penyaluran pupuk bersubsidi melalui Sistem e-RDKK, terlebih dahulu harus di-print out. Kami baru bisa mengakses pupuk bersubsidi di Gowa tanggal 17 Januari 2020 lalu. Kami sudah menyurat ke distributor produsen pupuk pada tanggal 7 Januari 2020 untuk dipercepat prosesnya,” beber Sugeng.(*)

Tags:

BACA JUGA