Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwascam) Biringbulu, awasi perekaman E-KTP

Panwascam Biringbulu Awasi Langsung Perekaman E-KTP di Tiga Desa

Rabu, 05 Februari 2020 | 16:18 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwascam) Biringbulu, awasi perekaman E-KTP. Ketua Panwascam Biringbulu, Lahasan mengatakan pengawasan tersebut bertujuan untuk memastikan data pemilih.

Menurutnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak akan dilaksanakan tahun 2020 di Indonesia, termasuk Kabupaten Gowa. Pilkada akan dihelat dalam waktu dekat, sehingga warga yang belum memiliki E-KTP diharapkan datang ke kantor desa masing-masing melakukan perekaman.

“Pengawasan perekaman E-KTP kami lakukan untuk memastikan data pemilih, untuk hari ini kami telah melakukan pengawasan di Desa Pencong, Lembangloe dan Desa Parangloe,” kata Lahasan, Rabu (5/2/2020).

Ia menyebutkan bahwa dari pengawasan yang dilakukan di tiga desa tersebut warga terlihat antusias mendatangi kantor desa melaksanakan perekaman E-KTP.



“Dari tiga desa yang kami sambangi jumlah warga melakukan perekaman sebanyak 204 orang,” lanjutnya.

Sementara itu, terpisah, Kapala Desa Pencong, Hasrullah menuturkan, sistem jemput bola dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (disdukcapil) Kabupaten Gowa dapat mempermudah warga lanjut usia agar dapat menggunakan hak pilihannya yang paling penting sudah memiliki KTP elektronik.

“Saya syukur dengan kedatangan mereka, sangat membantu bagi mereka yang belum melakukan perekaman, terutama lansia dan buruh tani,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Parangloe, Nurdin. Ia mengapresiasi kehadiran Disdukcapil yang membatu masyarakat untuk mendapatkan KTP elektronik tanpa harus datang langsung ke kantor yang pastinya mengeluarkan biaya transportasi lebih banyak ketimbang di desa sendiri.

“Justru itu lebih baik ketimbang masyarakat langsung kecapil, itu sangat membantu kepentingan masyarakat dan megurangi pengeluaran, maksudnya masyarakat tidak pakai transportasi, jadi saya sangat suka dan merespon kalau ada selalu gitu,” tambahnya.(*)