Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Direktur Transformasi, Ethika Fitriani dan diterima langsung oleh Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, di Baruga Karaeng Pattingalloang Kantor Bupati Gowa, Jumat (7/2/2020)

Jadi Kabupaten Pertama Bentuk UPT Bank Sampah, Bupati Gowa Terima Penghargaan dari Transformasi

Jumat, 07 Februari 2020 | 16:53 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mendapatkan penghargaan dari Pusat Transformasi Kebijakan Publik (Transformasi). Penyerahan tersebut dilakukan oleh Direktur Transformasi, Ethika Fitriani dan diterima langsung oleh Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, di Baruga Karaeng Pattingalloang Kantor Bupati Gowa, Jumat (7/2/2020).

Ethika mengatakan mengatakan bahwa penghargaan tersebut diserahkan kepada Bupati Gowa atas komitmennya dalam pengelolaan sampah melalui Pembetukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bank Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa. Ia juga menyebutkan bahwa Pemkab Gowa dalam membentuk UPT Bank Sampah yang merupakan satu-satunya Kabupaten di Indonesia yang sudah membentuk UPT.

“Kabupaten Gowa ini yang pertama mendirikan UPT bank sampah di Indonesia. Dari 514 kabupaten/kota, kami melihat hanya 2 persen yang prioritas pada pengolahan sampah dalam pembentukan UPT salah satunya Kabupaten Gowa dan untuk kota adalah Kota Makassar. Ini karena Pak Adnan sangat giat membuat inovasi bersama jajarannya dalam pelaksanaan inovasi pengelolaan sampah,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan bahwa saat ini banyak bank sampah unit yang terbentuk namun karena tidak ada jaminan harga dan pengambilan sampah yang terjadwal, bank sampah pada tumbang karena tidak adanya UPT. Sehingga dengan terbentuknya UPT tersebut akan menjamin bank sampah kecil tetap hidup yang akan membuat masyarakat jadi semangat dalam mengumpulkan dan memilah sampah terjaga.



“UPT bank sampah ini sangat penting bagi seluruh kabupaten/kota karena kegunaan UPT akan menjamin bank sampah unit di Kabupaten Gowa tetap terjaga dengan harga yang baik. Sehingga demikian, tidak ada lagi plastik yang dibuang ditempat sampah atau sembarangan tempat,” jelas Ethika.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Muchlis mengaku sangat berterimakasih atas kunjungan dan penghargaan yang diberikan Pusat Transformasi Kebijakan Publik di Kabupaten Gowa. Menurutnya Pemkab Gowa sangat tertantang dalam pembentukan UPT Bank Sampah tersebut.

“Sejak pertama kali Transformasi di Gowa beberapa saat lalu, kami ditantang untuk membuat UPT Bank Sampah dan Alhamdulillah kita sudah lantik untuk pimpinan UPT Bank Sampah dan untuk sektor lingkungan hidup ini kami sudah punya jakstrada tersisa mencapai target yang diinginkan melalui kerjasama,” katanya.

Muchlis juga membeberkan beberapa program Pemerintah Kabupaten Gowa dalam waktu dekat. Salah satunya penanaman serentak tanaman vetiver pada tanggal 17 Februari 2020 mendatang di sebelas kecamatan se-Kabupaten Gowa untuk menanami lokus tanah yang kemiringannya 45 derajat lebih di kabupaten Gowa ini untuk mencegah erosi.

“Kami akan melibatkan ribuan masyarakat pada penanaman vetiver ini yang tersebar di 11 kecamatan di Kabupaten Gowa yang punya potensi untuk longsor itu ditanami tanaman vetiver, karena diketahui tanaman ini salah satu spesies tanaman yang direkomendasikan oleh IPB dan beberapa daerah yang sudah lebih dulu melakukannya,” jelas Muchlis.

Olehnya melalui kunjungan tersebut, Muchlis berharap dapat menjalin kerjasama khususnya dalam mengurangi sampah di Kabupaten Gowa agar target dalam pencapaian Jakstarada bisa terpenuhi.

Sekedar diketahui kegiatan tersebut turut dihadiri, Kepala Pusat Fasilitasi Kerjasama Sekjend Kementerian Dalam Negeri, Nelson Simanjuntak, dan Kepala SKPD Lingkup Pemkab Gowa.(*)


BACA JUGA