Menteri Pertanian, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH., M. Si., MH. membawakan Orasi Ilmiah di Ruang Senat Akademik, Lantai 2, Gedung Rektorat Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar, Jumat (7/2/2020)

Rangkaian Dies Natalis ke-59 FISIP Unhas, Menteri Pertanian Bawakan Orasi Ilmiah

Jumat, 07 Februari 2020 | 19:26 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Dalam rangka peringatan Dies Natalis ke-59, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin menghadirkan Menteri Pertanian, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH., M. Si., MH. Untuk untuk membawakan Orasi Ilmiah, yang berjudul: “Politik Pertanian Strategi Mewujudkan Kedaulatan Rakyat”.

Orasi Ilmiah ini berlangsung di Ruang Senat Akademik, Lantai 2, Gedung Rektorat Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar, Jumat (7/2/2020).

Turut hadir dalam Orasi Ilmiah ini, Rektor Unhas (Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA) beserta jajaran, Ketua Senat Akademik Unhas, Majelis Wali Amanat, Dewan Professor, Ketua Lembaga, para dekan di lingkup Unhas, Pejabat Eselon 1 dan 2 Kementerian Pertanian, dosen, mahasiswa, alumni, dan tamu undangan.



Mengawali kegiatan, Prof. Dr. Armin, M.Si., selaku Dekan Fisip Unhas mengucapkan terima kasih atas kesediaan Menteri Pertanian untuk memberikan Orasi Ilmiah di Unhas. Kehadiran Syahrul Yasin Limpo memiliki makna yang penting, sebab SYL (demikian beliau biasa disapa) merupakan sosok pemimpin yang memiliki pengalaman birokrasi yang lengkap, ditambah segudang prestasi.

“Beliau sosok aktor politik handal yang bisa mengubah lawan menjadi kawan. Dia sanggup menjaga persahabatan diantara sesama. Beliau selalu sukses dimanapun diberikan amanah. Karir politiknya selama ini menjadi bukti bahwa beliau pemimpin dari Indonesia Timur yang piawai,” kata Prof Armin.

Sementara itu, Rektor Unhas, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA, yang membuka kegiatan Orasi Ilmiah ini menyatakan kebanggaannya atas capaian yang diperoleh salah satu alumni Unhas tersebut. Menurut Prof Dwia, SYL adalah salah satu pemimpin bangsa yang bisa memberikan inspirasi, dan memotivasi serta menjadi teladan yang baik bagi mahasiswa untuk menjadi pemimpin masa depan.

“Kita tentu ingin mendengarkan visi dan gagasan Pak Menteri dalam membangun masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian. Ini akan menjadi materi yang bermanfaat. Selain menyampaikan konsep, para peserta yang hadir juga bisa mendengarkan bagaimana kisah dan pengalaman Pak Syahrul dalam memimpin. Kami siap mendukung rancangan program yang akan dilakukan oleh Bapak Menteri untuk Indonesia,” kata Prof Dwia.

Dalam Orasi Ilmiah, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, M.Si, MH, mengatakan bahwa politik pertanian era digital perlu menggunakan pendekatan baru yang lebih kompleks, yakni pendekatan yang berlapis dan komprehensif, sehingga kebijakan yang diambil bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat.

Indonesia adalah negara besar dengan banyak kekayaan alam yang berkualitas. Namun, hal ini belum dikelolo dengan baik, sehingga masih ada beberapa bahan pangan yang terkadang masih perlu diimpor dari negara lain.

“Kita memiliki lokasi yang strategis, tanah kita bagus, namun belum terkelola baik. Kita perlu menyiapkan sumber daya manusia untuk mengelola semuanya sehingga memberikan manfaat bagi rakyat. Negara bisa melakukannya dengan baik jika hadir pemerintah yang peduli rakyat, melakukan tugas dan tanggung jawabnya untuk rakyat, dan tentu kita membutuhkan generasi yang memiliki kemampuan adaptif,” kata Syahrul.

Syahrul juga menjelaskan bahwa pengelolaan pertanian yang baik akan menghasilkan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Politik pertanian yang dikelola dengan baik, maka akan menghadirkan ekonomi rakyat yang semakin sejahtera.

Di akhir Orasi Ilmiah, Syahrul mengatakan bahwa Indonesia memenuhi syarat untuk menjadi negara maju, karena memiliki potensi yang besar. “Semua negara maju mengatakan bahwa mereka maju karena industri. Dan saya ingin katakan bahwa industri yang paling menjanjikan adalah industri pertanian,” kata Syahrul.

Orasi Ilmiah yang dimulai pukul 13.30 ini berakhir pada pukul 15.30 WITA.(*)