FOTO: Bakal calon Bupati Bulukumba, dr Isradi saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di Deks Pilkada Partai Gerindra Sulsel/Minggu, 9 Februari 2020/Ist
#

Gerindra Siapkan Syahruni dan Isradi Bertarung di Pilkada Bulukumba

Selasa, 11 Februari 2020 | 09:40 Wita - Editor: Muhammad Fardi -

BULUKUMBA, GOSULSEL.COM – Partai Gerindra mengisyaratkan akan membuka poros baru di Pilkada Bulukumba, Sulawesi Selatan tahun 2020 mendatang. Saat ini partai berlambang kepala garuda itu mempersapkan dua kader untuk didorong bertarung pada hajatan politik lima tahunan mendatang.

Mereka adalah Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Bulukumba, Syahruni Haris dan kader Gerindra yang saat ini bersosialisasi bertarung, yakni dr Isradi.

Ketua Tim Deks Pilkada Gerindra Sulsel, Darmawangsyah Muin menegaskan bahwa pihaknya hingga saat ini masih mewanti-wanti akan mendorong kader.

“Ketua DPC Gerindra Bulukumba yang sementara bersiap, hanya kita tetap harus melihat peluang beliau memenangkan pertarungan pilkada 2020,” kata Wawan, sapaan Darmawangsyah Muin, Selasa (11/2/2020).



Wakil Ketua DPRD Sulsel ini mengatakan keduanya telah mengikuti rangkaian tahapan penjaringan di internal Gerindra. Isyarat itu diperkuat dengan keiginan mengusung figur yang akan membesarkan partai besutan Prabowo Subianto itu.

“Kegiatan yang dilaksanakan Desk Pilkada hingga hari ini adalah untuk memaksimalkan kita mengusung calon yang benar-benar mau membesarkan Gerindra pasca Pilkada di daerah mereka masing-masing hingga perhelatan Pileg dan Pilpres tahun 2024,” ungkapnya.

Sementara untuk Isradi, Wawan mengatakan akan menguji kekuatan terlebih dahulu. Jika potensi kemenagan besar, maka Gerindra akan memaksimalkan dukungan kepada bakal calon bupati yang terbilang muda itu.

“Beliau, dr Isradi juga salah satu kader kita. Jika memang memungkinkan menang di perhelatan Pilkada Bulukumba, tentu kita beri dukungan maksimal,” tegasnya.

Olehnya dia mengimbau kepada kedua kader Gerindra tersebut untuk tetap mengarahkan tim di lapangan. Salah satu parameter Gerindra untuk menberikan rekomendasi usungan adalah hasil survei.

“Sisa kinerja teamnya saja yang menentukan nantinya, naik atau tidaknya survei kedepan, dan itu cukup menentukan usulan tiga besar ke DPP,” tandasnya.(*)


BACA JUGA