Pemkab Gowa melalui Dinas Pendidikan mengumpulkan seluruh Kepala dan Bendahara Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama (SD-SMP) se-Kabupaten Gowa di Hotel Continent Centre Point, Jumat (14/2/2020)

Pemkab Kumpulkan Kepala dan Bendahara SD-SMP se-Kabupaten Gowa

Jumat, 14 Februari 2020 | 23:58 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa melalui Dinas Pendidikan mengumpulkan Kepala dan Bendahara Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama (SD-SMP) se-Kabupaten Gowa di Hotel Continent Centre Point, Jumat (14/2/2020).

Kegiatan tersebut dalam rangka Workshop Penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Gowa.

Kepala Dinas Pendidikan, Salam mengatakan kegiatan yang diikuti oleh seluruh kepala sekolah SD dan SMP dan bendahara BOS sebanyak 212 orang yang bertujuan untuk menindaklanjuti Permendikbud mengenai petunjuk teknis BOS reguler dan peningkatan mutu pendidikan dan maksimalitas penggunaan BOS.

“Kegiatan ini kita lakukan agar kepala sekolah dan bendahara bisa memahami penyusunan dalam merencanakan dan menyusun kebutuhan sekolah berdasarkan juknis yang ada,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni mengungkapkan kegiatan ini dilakukan karena adanya perubahan mekanisme BOS yang diatur dalam peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 8 tahun 2020 tentang petunjuk teknis Bantuan Operasional Sekolah reguler sehingga penyalurannya sesuai dengan ketetapan yang telah ditentukan.

“Kepala sekolah hari ini harus mengetahui perubahan mekanisme BOS, sehingga harus kembali menyusun RKAS agar sesuai dengan tupoksi yang ada,” ujar Kr Kio sapaan akrab Wakil Bupati Gowa.

Di hadapan Kepala Sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Gowa. Wabup Gowa mengatakan Bantuan Operasional Sekolah atau BOS merupakan program pemerintah pusat untuk membantu pendanaan biaya operasional sekolah yang bisa digunakan untuk administrasi kegiatan sekolah, penyediaan alat-alat pembelajaran, pembayaran honor, pengembangan perpustakaan, pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah.

“Gowa sebagai kabupaten pendidikan menyadari betul peran penting seorang kepala sekolah dalam penggunaan biaya operasional sekolah yakni harus digunakan sesuai dengan peruntukannya, sehingga dengan adanya pertemuan ini para kepala sekolah harus menggunakan dana BOS secara tepat,” tambah Wabup.

Selain itu, pada kesempatan itu dirinya menyampaikan, di era globalisasi zaman milenial ini membutuhkan kualitas profesi yang berdaya saing dan berkompeten di bidangnya, bahkan persaingan global semakin ketat dikarenakan oleh pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, Sehingga pengembangan SDM menjadi aspek yang sangat penting khususnya dalam menuju Gowa Kabupaten Pendidikan.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi ajang pencerahan untuk melaksanakan tupoksi kita sebagaimana mestinya sehingga pelaksanaan program Gowa kabupaten pendidikan terlaksana sesuai dengan harapan kita bersama,” jelasnya.(*)


BACA JUGA