Smart City Conference in Makassar, Kamis (27/2/2020)

Di Hadapan Investor Jepang, Dishub Makassar Ingin Hadirkan Sistem Tranportasi Publik Modern

Kamis, 27 Februari 2020 | 22:33 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Dalam Smart City Conference in Makassar, pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar menyampaikan solusinya mengatasi kemacetan. Dalam persentasenya, Kepala Dishub Makassar, Mario Said ingin adanya sistem tranportasi publik modern untuk mengurai kemacetan di kota Daeng.

Dihadiri para investor Jepang, ia mengatakan bahwa kemacetan merupakan masalah utama di Makassar. Volume kendaraan pribadi yang melonjak tinggi, kata dia, menjadi salah satu faktor penyebab kemacetan. Olehnya itu, sistem transportasi publik yang modern bisa menjadi solusi dari masalah tersebut.

“Yang menjadi perhatian barangkali agar sistem transportasi publik modern bisa muncul di kota kita ini, dan ini bisa menjadi solusi, saya tahu Jepang punya sistem transportasi yang luar biasa,” katanya. 

Mario menambahkan, Jepang sebagai salah satu negara yang maju telah memiliki banyak inovasi dalam segala hal utamanya pada sistem transportasi. Dia berharap ada kerjasama agar rencana tersebut dapat terealisasi.



“Mudah-mudahan ini diimplementasikan juga, karena di Jepang itu ada stasiun sudah terintegrasi dengan kereta dan bus, jadi kita berharap disini juga seperti itu, terintegrasi sistem transportasi Kota Makassar,” harapnya. 

Kegiatan Smart City Conference in Makassar ini menghadirkan 50 perusahaan Jepang yang tergabung dalam Japan Association for Smart Cities in ASEAN (JASCA). Dalam sambutannya, Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mengatakan, perusahaan tersebut nantinya akan membantu Makassar dalam segi ketertiban dan keamanan kota. Sebab, perusahaan yang hadir dalam konferensi ini dikenal bagus dalam bidang tersebut.

“Perusahaan Jepang termasuk perusahaan yang sangat memperhatikan kondisi keamanan, ketertiban, dan keamanan suatu daerahnya,” ujarnya. 

Hadirnya kerjasama dengan perusahaan Jepang membuktikan bahwa Makassar menjadi kota yang punya potensi dan daya tarik bagi para investor luar negeri untuk bekerjasama. Dengan mengambil kesempatan tersebut, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar pun mengajak pihak luar yakni perusahaan negeri Sakura dalam pengembangan Smart City. 

“Tentu saja, kami sangat senang karena Makassar menjadi kota yang sangat kondusif untuk investasi,” tambahnya.(*)


BACA JUGA