Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb bersama Kepala Dinas Kesehatan Makassar, Naisyah Tun Azikin saat menggelar Konferensi Pers terkait Virus Corona di Ruang Kerja Wali Kota Makassar, Selasa (3/3/2020)

Virus Corona di Indonesia, Iqbal Minta Warga Kota Makassar Tak “Panic Buying”

Selasa, 03 Maret 2020 | 21:49 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb menegaskan bahwa warga tidak melakukan pembelanjaan barang kebutuan sehari-hari dalam jumlah besar. Hal ini diungkapkannya saat Konferensi Pers mengenai virus Corona di Ruang Kerja Wali Kota Makassar, Selasa (3/3/2020). 

Meskipun virus Corona telah masuk di Indonesia, namun Iqbal mengatakan, warga tetap tenang menyikapi permasalahan ini. Banyaknya warga yang kini membeli kebutuhan harian dalam jumlah banyak, kata dia, mesti harus mempertimbangkan kondisi yang ada dan membeli sesuai kebutuhan mereka.

Khusunya Masker, dia mengatakan bahwa penggunaan masker hanya diperuntukkan bagi mereka yang terkena gejala sakit. Sementara bagi yang sehat, cukup melakukan aktivitas seperti biasa tanpa menggunakan masker namun juga perlu waspada.

“Kita harus mencegah adanya panic buying, tidak boleh ada yang membeli banyak. Apalagi masker hanya untuk bagi yang sakit saja kalau misalkan kena flu, batuk. Jadi yang sehat, jangan,” katanya. 



Dalam konferensi pers tersebut, Iqbal mengeluarkan surat edaran imbauan agar setiap instansi terkait seperti Apotek atau Supermarket untuk membatasi penjualan masker. Warga turut diimbau untuk tidak melakukan pembelanjaan masker dalam jumlah yang besar.

“Kita sudah keluarkan surat edaran, jangan ada seperti itu,” ujarnya. 

Sebelumnya, virus Corona telah masuk di Indonesia pada 2 Maret kemarin. Dua pasien tersebut merupakan orang Depok yang awalnya tertular akibat sempat berkontak langsung dengan orang Jepang. Informasi ini pun diungkapkan oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo.(*)


BACA JUGA