Direktur RSGM Unhas, A. Tajrin memegang sertifikat akreditasi Rumah Sakit Pendidikan Utama untuk RSGM Unhas/FOTO/AGUNG EKA/GOSULSEL.COM

Pertama di Indonesia, RSGM Unhas Sandang Status Rumah Sakit Pendidikan Utama

Sabtu, 07 Maret 2020 | 19:35 Wita - Editor: Dilla Bahar -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Hasanuddin (Unhas) menjadi rumah sakit pertama di Indonesia yang mendapat akreditasi sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama. Status tersebut diberikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI).

Hal ini dibenarkan oleh Direktur RSGM Unhas, A. Tajrin saat ditemui di Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unhas, Sabtu (07/03/2020). Tajrin menjelaskan, jika butuh proses panjang untuk memperoleh akreditasi sebagai RSGM Pendidikan Utama. Sebab, banyak indikator dan kriteria yang harus dipenuhi demi memperoleh status tersebut.

“Sebelum berstatus sebagai RSGM Pendidikan, terlebih dahulu harus terakreditasi Paripurna yang dikeluarkan oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Di Indonesia sendiri, ada tujuh RSGM dibawah universitas termasuk RSGM Unhas yang sudah terakreditasi Paripurna. Setelah terakreditasi Paripurna, kita bergerak cepat untuk bisa terakreditasi sebagai RS pendidikan. Unhas yang pertama di Indonesia mendapatkan akreditasi ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, Tajrin bercerita bahwa cukup banyak tantangan yang dihadapi selama proses persiapan. Namun, menurutnya, hal itu dapat dilalui dengan melakukan pendekatan dan memberikan motivasi kepada seluruh unsur RSGM Unhas.



“Kita memotivasi seluruh sivitas akademika bahwa kita harus bisa. Alhamdulillah semua mau bergerak. Kami bersyukur bahwa seluruh unsur mulai dari pimpinan fakultas, mahasiswa, sampai unsur pimpinan universitas memberikan dukungan. Sehingga, target yang awalnya kami tetapkan dua tahun, ternyata dapat tercapai lebih cepat,” lanjutnya.

Terakhir, ia berharap RSGM Unhas bisa menjadi pusat pelayanan kesehatan dan pendidikan gigi di Indonesia. Harapan ini dibuktikan dengan komitmen RSGM Unhas yang saat ini sudah berstatus sebagai RSGM Pendidikan pertama di Indonesia.

“Kedepan kami berencana akan membangun RSGM yang lebih besar, agar pelayanan kami semakin maksimal. Selain itu, kami akan terus mendorong mahasiswa kami agar bisa menyelesaikan pendidikan mereka sesuai dengan target yang sudah ditentukan,” tutup drg. Tajrin.

Di seluruh Indonesia sendiri, terdapat sekitar tiga puluh RSGM yang berada di bawah naungan perguruan tinggi, baik PTN maupun PTS. Rumah Sakit ini memberikan pelayanan pendidikan bagi mahasiswa koas maupun residen yang berada dibawah naungan Kemenkes. Sesuai ketentuan Kemenkes, seluruh Rumah Sakit yang memberikan pendidikan koas dan residen wajib terakreditasi sebagai RSGM Pendidikan.

Dengan status sebagai RSGM Pendidikan, Unhas mendapatkan pengakuan sebagai RSGM yang memberikan pendidikan bagi mahasiswa koas, spesialis maupun residen. RSGM Unhas juga dapat menerima mahasiswa dari luar Unhas yang ingin menyelesaikan pendidikannya. Selain itu, sistem pelayanan kesehatan yang diberikan tentu akan berbeda. Dimana, sistem pelayanan tersebut telah sesuai dengan sistematika pelayanan sesuai standar Kemenkes. (*)

*Reporter: Agung Eka