Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah yang juga merupakan Ketua Mabida Pramuka Sulsel, saat memberikan sambutan dalam dalam Pelantikan, Orientasi, dan Rapat Kerja Kwartir Pramuka Makassar di Phinisi Ballroom, Kamis (12/03/2020).

Selain Corona, Gubernur Sulsel Peringatkan Warga Soal DBD

Kamis, 12 Maret 2020 | 20:47 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah memperingatkan agar warga tak cuma fokus untuk pencegahan terhadap virus corona atau COVID-19. Melainkan, ia menyebut ada penyakit lainnya yang mesti diwaspadai.

Ialah Demam Berdarah Dengue (DBD), salah satu penyakit yang mesti menjadi perhatian bagi para warga. Kata Nurdin, DBD turut menjadi ancaman yang berbahaya.

Sebab telah banyak warga yang terkena DBD hingga meninggal. Untuk itulah, mewabahnya corona saat ini, tidak membuat warga terlena dengan bahaya penyakit lainnya. Terlebih, DBD saat ini sangat rentang dijangkiti kala musim hujan datang.

“Indonesia menghadang masuknya virus corona, tetapi justru kita juga diserang terus dengan DBD” katanya saat memberikan sambutan dalam Pelantikan, Orientasi, dan Rapat Kerja Kwartir Pramuka Makassar di Phinisi Ballroom, Kamis (12/03/2020).



Mantan Bupati Bantaeng ini juga mengimbau agar para kepala daerah dan ASN di lingkup pemerintahan untuk menekan kasus DBD di tiap daerah. Mereka pun diharapkan mampu mencari solusi agar penyakit ini tidak menjadi masalah tiap tahunnya.

“Yah makanya saya mengimbau kepada seemua pimpinan daerah untuk mencegah jatuhnya korban-korban terhadap DBD,” jelasnya.

Terkhusus di Makassar, wabah DBD tidak mengalami peningkatan yang signifkan. Hingga kini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar belum mendapat laporan mengenai adanya korban jiwa dari kasus DBD ini.

“Itu menjadi perhatian kami, alhamdulillah untuk saat ini tidak terjadi peningkatan signifikan di kota Makassar, karena sebagian besar orang cukup pintar dan cerdas. Begitu ada keluhan deman atau sebagainya langsung berobat ke puskesmas, itu yang kita inginkan,” kata Kadinkes Makassar, Naisyah Tun Azikin, Kamis (12/03/2020). (*)


BACA JUGA