Peserta nite ride Makassar Bike Festival (MB Fest 2020) yang berlangsung malam hari ini, Sabtu (14/3/2020)

Makassar Bike Festival 2020 Digelar, 1023 Peserta Ikuti Nite Ride

Minggu, 15 Maret 2020 | 00:09 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Sebanyak 1023 orang peserta Makassar Bike Festival (MB Fest) 2020 mengikuti nite ride. Kegiatan night ride tersebut berlangsung malam hari ini, Sabtu (14/3/2020).

Sebanyak 20 komunitas sepeda dari berbagai daerah di Indonesia ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Komunitas tersebut diantaranya berasal dari Kabupaten Wajo, Sengkang, Mamuju, Jakarta, Bandung, Semarang,

“Ini merupakan event pertama terbesar di Indonesia timur. Kita mengumpulkan semua komunitas di Pulau Sulawesi. Sekarang yang ada 20 komunitas dengan semua genre sepeda,” ujar Faizal TN selaku Managing Director RJK Management.

Managing Director RJK Entertainment, Faizal TN

Bersepeda malam tersebut dimulai dan berakhir di Fort Rotterdam. Para pesepeda melalui jalur 12 KM yaitu dari Fort Rotterdam menuju Jalan Pattimura- Jalan Ahmad Yani-Jalan Kajaolalido-Jalan Botolempangan-Jalan Karunrung-Jalan Jend Sudirman-Jalan Bulusaraung-Jalan Andalas-Jalan Yos Sudarso-Jalan Satando-Jalan Nusantara dan kembali ke Fort Rotterdam.



“Start dan finish di Rotterdam, 12 KM. Besok di morning ride 35 KM,” jelasnya.

Tak sekedar menjalin silaturahmi, kegiatan ini digelar untuk mengubah pola pikir kaum milenial agar peduli padankesehatan melakui aktif bersepeda.

“Kita mau membangun mindset kaum milenial minimal suka sepeda dulu, kalo sudah suka dia akan pasti beli sepeda, akan gowes pagi-pagi, lama-lama akan menjadi budaya,” ungkapnya.

Kegiatan night ride tersebut dibuka oleh Camat Ujung Pandang Andi Zulkifly Nanda dan Kepala Dinas PMPTSP Makassar Andi Bukti Djufrie.

Camat Ujung Pandang Andi Zulkifly Nanda saat dalam sambutannya mengatakan bahwa para peserta untuk memperhatikan keselamatan. Tak hanya itu, kebersihan juga perlu dijaga selama menghadiri event tersebut.

“Utamakan keselamatan. Dijaga keteraturan karena ini bukan balapan ini untuk menjaga silaturahmi sesama komunitas sepeda,” pungkasnya.(*)