Gedung Pinisi UNM/Internet

Susul Unhas, UNM Terapkan Blended Learning untuk Cegah Wabah Corona

Senin, 16 Maret 2020 | 10:25 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Universitas Negeri Makassar (UNM) mulai menerapkan blended learning dalam pelaksanaan kuliah. Hal tersebut dimaksudkan agar wabah virus Corona atau COVID-19 tidak menyebar ke lingkungan kampus.

Melalui Surat Edaran Rektor UNM tentang Kesiapsiagaan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 (Corona Virus Disease-19), pihaknya mulai melakukan pencegahan. terhadap wabah ini. Salah satu bentuk upayanya ialah blended learning yang bakal dimulai ditetapkan pada 16 Maret.

Wakil Rektor Bidang Akademik (WRI) UNM, Muharram membenarkan hal tersebut. Kebijakan ini diputuskan oleh Rektor, Husain Syam usai mempertimbangkan kondisi saat ini dimana Indonesia tengah darurat karena Corona. 

“Ini arahan dan keputusan Rektor,” katanya saat dihubungi via WhatsApp, Minggu (15/3/2020).



Lebih lanjut, Guru Besar Kimia Organik ini mengaku jika pihaknya telah memiliki persiapan yang matang untuk menggelar blended learning. Olehnya itu, mahasiswa bisa melaksanakan perkuliahan dengan lancar meskipun tidak bertatap muka dengan dosen.

“Di UNM, perangkat untuk kuliah via daring selalu siap,” tandasnya.

Blended learning sendiri merupakan sebuah kombinasi pengajaran langsung atau face-to-face dan pengajaran online, tapi lebih daripada itu sebagai elemen dari interaksi sosial.(*)