Bupati Barru Suardi Saleh mempin rapat koordinasi penanganan Corona di ruang kerjanya, Minggu (22/3/2020) sore
#

Diisolasi Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Barru Jamin Logistik Warga di Labungnge

Senin, 23 Maret 2020 | 12:41 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

BARRU, GOSULSEL.COM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru tak sekadar melakukan langkah cepat mengisolir Dusun Labungnge, Desa Lampoko untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona. Tapi juga menyiapkan bantuan logistik bagi warga setempat.

Selama masa isolasi, Bupati Barru Suardi Saleh menginstruksikan kepada jajarannya, terutama pemerintah Kecamatan Balusu untuk membantu kebutuhan pokok tujuh warga yang diisolasi, maupun warga setempat di dusun tersebut.

“Pemerintah Kabupaten melalui Kepala Desa dan Camat Balusu telah memberikan bantuan ke tujuh warga yang diisolasi. Dan Pemkab juga akan memberikan bantuan logistik ke warga Labungnge selama masa isolasi,” kata Suardi Saleh saat memimpin rapat koordinasi penanganan Corona di ruang kerjanya, Minggu (22/3/2020) sore.

Seperti diberitakan, Bupati Barru Suardi Saleh memimpin rapat koordinasi dan evaluasi penanganan Corona, terutama pasca-menetapkan Dusun Labungnge diisolir untuk sementara waktu. Mengingat, ada tujuh warga di dusun itu yang punya riwayat pernah berinteraksi dengan korban meninggal akibat Corona di Makassar, St Hafsah.



Selain memberikan bantuan logistik selama masa isolasi, tujuh warga yang masuk dalam status Orang Dalam Pengawasan (ODP) akan diperiksa ulang guna penanganan lebih lanjut. Begitu warga di dusun ini juga akan di screening.

Meski di pemeriksaan sehari sebelumnya, kondisi kesehatan warga tetap sehat, tapi demi antisipasi, Pemkab tetap memberlakukan pemeriksaan kesehatan yang rutin.

Begitu pun sementara waktu, dilarang keluar-masuk ke pemukiman di dusun tersebut sampai kondisinya benar-benar steeril atau tidak ditemukan ada positif virus mematikan tersebut.

Khusus warga yang tercatat sebagai pekerja diberbagai perusahaan, seperti di PLTU Bawasaloe, Pemkab bersama manajemen PLTU sudah bersepakat untuk meliburkan sementara.

Berdasarkan pantauan, di rapat koordinasi yang berlangsung kurang lebih tiga jam, ada delapan poin yang menjadi fokus perhatian pemerintah. Selain bantuan logistik dan meliburkan pekerja konstruksi di PLTU, juga Camat se- Kabupaten Barru diminta untuk memantau setiap pendatang yang masuk, utamanya perantau dari Kalimantan atau Malaysia.

Hal lainnya, yakni seluruh camat diinstruksikan untuk melakukan kordinasi berjenjang bersama Polsek, Koramil, Puskesmas, dan Desa untuk mengedukasi dan memantau perkembangan pencegahan penyebaran Corona.(*)