Kadinkes Sulsel, Ichsan Mustari saat memaparkan perkembangan virus Corona di Ruang Sipakatau Kantor Wali Kota Makassar beberapa waktu yang lalu.

Ada Warga Bulukumba Meninggal Karena Corona, Kadinkes Sulsel Sebut Itu Hoaks

Kamis, 26 Maret 2020 | 11:39 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Telah beredar informasi mengensi warga Bulukumba yang meninggal karena positif Corona atau Covid-19 yang sempat diisolasi di RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Selatan (Sulsel), Ichsan Mustari pun angkat bicara.

Dikonfirmasi, ia menegaskan bahwa informasi yang beredar itu tidaklah benar. Kata Ichsan, kabar yang beredar itu hanya merupakan hoaks. Ia pun meminta agar masyarakat tetap tenang dalam menghadapi situasi darurat Corona saat ini.

Ketika ditanya mengenai adanya pasien asal Bulukumba yang memang kini dirawat di RSUP Wahidin, ia enggan berkomentar. Ia hanya mengatakan, bahwa tidak ada warga Bulukumba yang meninggal karena virus tersebut.

“Itu hoaks,” tegasnya saat dihubungi via WhatsApp, Kamis (26/3/2020).



Data kasus pasien positif Corona yang meninggal saat ini masih berjumlah satu orang. Pasien bernomor 285 yang berjenis kelamin perempuan ini diketahui meninggal pada 19 Maret lalu.

“Jadi pasien 285 itu almarhumah belum kita tahu hasilnya disini ternyata sudah meninggal,” kata Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, Kamis (19/3/2020).

Informasi soal warga Bulukumba yang meninggal akibat positif Corona ini awalnya beredar melalui pesan berantai di WhatsApp pagi ini, Kamis (26/03/2020). Dalam pesannya, salah satu warga Desa Bontomasila Kabupaten Bulukumba dinyatakan meninggal karena virus ini. Warga ini dikabarkan meninggal di RSUP Wahidin dan sempat diisolasi.(*)