Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb saat berswafoto bersama Ibunda Jokowi Widodo, Sudjiatmi Notomiharja

Ibunda Jokowi Wafat, Iqbal Suhaeb Cerita Sosok Sudjiatmi Notomiharjo Semasa Hidup

Kamis, 26 Maret 2020 | 11:46 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb turut berduka cita atas wafatnya mendiang Ibunda Presiden RI, Jokowi Widodo, yakni Sudjiatmi Notomiharjo. Ia mendengar kabar tersebut di Rujab Wali Kota Makassar, Rabu (26/3/2020).

Usai mendengar kabar tersebut, Iqbal pun membuka kembali kenangan lama bersama almarhumah. Ia membuka album foto kenangan bersama Ibunda Jokowi tersebut. Sembari memperlihatkan foto, ia mengaku sudah beberapa kali bertemu dengannya. Bahkan, ia sempat mengajak jalan-jalan ke tempat wisata di Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Kami mengenalnya sejak lima tahun lalu. Saya selalu memanggilnya Eyang.  Beberapa kali saya berkunjung ke rumahnya di Solo. Termasuk juga ikut menemani setiap datang di Makassar. Paling berkesan saat mendampingi Almarhumah ke Toraja. Beliau sangat senang ketika mendatangi sejumlah objek wisata disana, utamanya saat menikmati panorama Negeri Diatas Awan (Lolai),” tuturnya.

Menurut Iqbal, Almarhumah sangat tidak protokoler. Di beberapa kesempatan ke Makassar, baik itu menghadiri perkawinan atau hanya sekadar jalan-jalan, hampir tidak ada pengawalan yang berarti. Iqbal mengatakan, jika Sudjiatmi Notomiharjo tidak suka merepotkan orang.

“Pernah saya temani jalan-jalan di Pantai Losari dan waktu itu betul-betul tidak ada pejabat daerah yang tahu. Beliau sebelumnya sudah wanti-wanti untuk tidak disampaikan kepada siapapun agar tidak merepotkan orang, sampai-sampai waktu itu Pak Pangdam dan Pak Kapolda juga tidak di beri tahu, jadinya kan kita was-was juga,” ujarnya.

Adapun cerita lain yang disampaikan Iqbal saat mengenang Almarhumah yakni saat pertemuan terakhirnya di bulan November tahun lalu. Ia mengatakan, saat itu dirinya diundang ke kampung halaman Ibunda Jokowi di Solo. 

“Waktu itu kami diundang ke Solo, kebetulan Pak Presiden juga hadir. Kami diperlakukan sangat baik disana, bahkan karena khawatir bakal ketinggalan pesawat ke Makassar, Almarhumah memaksa menggunakan mobil Voorijder yang selama ini selalu bersamanya agar mengantar kami hingga ke Jogja. Jadinya perjalanan dari Solo ke Jogja ditempuh lebih cepat,” jelasnya.

Kepergian Almarhumah meninggalkan suka cita yang mendalam. Sejumlah foto-foto kebersamaan diperlihatkan sambil menceritakan kisah setiap momen. Ia pun mendoakan agar Sudjiatmi Notomiharja, ibunda dari orang nomor satu di Indonesia ini bisa mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.

“Kalau ke Solo kami selalu bawakan kue-kue dari Makassar, beliau suka. Beliau juga senang makan coto kalau kesini. Secara fisik juga selalu terlihat sehat, hampir tidak ada makanan tertentu yang jadi pantangannya. Mudah-mudahan Almarhumah dalam keadaan Husnul Khotimah,” kenang Iqbal.(*)