Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Makassar, Abdul Rahman Bando

Disdik Makassar Berencana Alihkan Anggaran UN Untuk Pembelajaran Daring

Jumat, 27 Maret 2020 | 16:27 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar berencana untuk pengoptimalan sistem belajar via daring. Untuk itu, pihaknya ingin mengalihkan anggaran Ujian Nasional (UN).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Makassar, Abdul Rahman Bando mengatakan, ada instruksi dari pemerintah pusat untuk merelokasi anggaran tersebut. Olehnya, ia berencana untuk mengalihkannya ke pengoptimalan belajar via daring.

“Kan ada namanya anggaran UNBK, anggarannya itu lebih 600 juta, tentu kalau ini tidak dilakukan, kami sekarang ada perintah pusat untuk semua instansi melakukan relokasi anggaran,” ujarnya.

Pengoptimalan sistem belajar daring ini dilakukan bukan tanpa alasan. Menurutnya, saat ini perlu ada pembenahan. Beberapa sekolah dinilai masih memiliki keterbatasan pada perangkat sistem belajar ini.



Misalnya saja, beberapa dari mereka hanya menggunakan sosial media. Sisanya menggunakan anggaran pribadi masing-masing untuk mendanai sistem belajar video calling. Olehnya, ada urgensi untuk meningkatkan perangkat mereka.

“Pagi ini saya sudah perintahkan kita punya tim kecil untuk berkoordinasi dengan Infokom dalam rangka pembenahan. Website dinas yang saat ini dirasakan tidak cukup bisa mendukung komunikasi antara dinas dengan sekolah secara online atau secara daring, maupun dinas dengan para guru,” ucapnya.

Video calling sendiri, kata Rahman, bukanlah hal yang asing di Disdik. Ia memberi contoh bahwa ada satu sistem serupa yang telah ada. Namun peruntukan tersebut tidak untuk kegiatan belajar mengajar melainkan untuk tata kelola keuangan.

Rahman pun berharap besar hal ini bisa diterapkan di tiap sekolah. Dimana masing-masing dari mereka bisa memiliki perangkat tersebut.

“Sebetulnya harapan kita kalau ini bisa cepat selesai (koordinasi dengan Infokom) kita mau tiap hari itu ada vicom antara sekolah dengan anak-anak mereka di rumah dan juga antara sekolah dengan kami,” ujarnya.(*)