STIKES Panrita Husada Bulukumba mendistribusikan hand sanitizer hasil olahannya secara gratis ke seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Bulukumba
#

Keren, Stikes PHB Racik Hand Sanitizer Untuk Warga

Sabtu, 28 Maret 2020 | 23:29 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

BULUKUMBA, GOSULSEL.COM — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Panrita Husada Bulukumba mendistribusikan hand sanitizer hasil olahannya secara gratis ke seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Bulukumba.

Hand Sanitizer tersebut hasil racikan dari dosen dan mahasiswa Program Study Analis Kesehatan yang dibuat di Laboratorium Analis Kampus STIKES PHB di Desa Taccorong.

Menurut Ketua STIKES PH Bulukumba, Dr Muriyati, mengatakan sejak wabah Covid-19 mewabah di Indonesia, pihaknya telah memproduksi hand sanitizer sekitar 100 liter.

“Jadi ini hand sanitizer kita bagikan secara gratis ke masyarakat, OPD, para petugas di lapangan, serta Puskesmas,” kata Muriyati, Sabtu (28/3/2020).



Produksi hand sanitizer berbahan alami tersebut, lanjut Muriyati, merupakan salah satu implementasi dari Tri Dharma perguruan tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat di tengah terjadinya bencana wabah virus Corona yang melanda dunia termasuk Indonesia.

Namun saja untuk produksi secara berkelanjutan, pihaknya terkendala stok bahan baku, seperti daun sirih, buah dan daun jeruk purut atau jeruk nipis.

Selama ini bahan-bahan tersebut dibawa sendiri oleh para mahasiswa, namun saja mahasiswa kami juga keterbatasan bahan baku tersebut. Sehingga ke depan kami mengajak masyarakat untuk kiranya berbagi jika mempunyai bahan baku yang kami butuh.

“Untuk mengatasi keterbatasan bahan baku, kami mengajak siapa saja untuk membantu menyediakan bahan baku tersebut. Soal produksinya distribusinya percayakan saja sama kami,” harap Muriyati.

Dosen Subakir Salnur selaku pembimbing dalam pembuatan hand sanitizer ini menyampaikan bahan-bahan utama yang dipakai dalam pembuatan hand sanitizer. Yaitu diantaranya, Air Aquadest atau air murni H2O tanpa mineral, daun sirih yang mengandung flanovoid dan steroid, serta buah atau daun dari jeruk nipis atau jeruk purut.

“Jadi daun dan buah jeruk fungsinya untuk mengurangi bau dari daun sirih, bahan inipun kita racik dengan ukuran tertentu lalu kita masak untuk menghasilkan hand sanitizer,” ungkap alumni Pasca Sarjana ITB Program Kimia ini.(*)

Reporter Bulukumba: Khaerul Fadli