Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia (RI), Syahrul Yasin Limpo, saat mengunjungi Gudang milik PT. Permata Dunia Sukses Utama (PDSU) Cilegon, Kamis (2/4/2020)

Kementerian Pertanian Genjot Distribusi Pangan di Tengah Pandemi Covid-19

Kamis, 02 April 2020 | 21:21 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

CILEGON, GOSULSEL.COM — Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia (RI) terus berupaya untuk menjamin stok kebutuhan pangan aman selama pandemi Corona atau Covid-19. Salah bentuk upaya yang dilakukan ialah melakukan distribusi pangan.

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan, bahwa penting untuk saat ini memastikan stok pangan aman demi memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah merebaknya virus ini. Kebutuhan pangan, kata dia, merupakan kebutuhan pokok yang tidak boleh diabaikan. 

Karena itu, distribusi pangan akan terus jalan demi memenuhin kebutuhan masyarakat. Meski begitu, pemerintah pun meminta semua pihak mau menahan diri dan tidak melakukan hal-hal di luar kebijakan pemerintah pusat utamanya melakukan lockdown. Sebah, itu hanya menghambat distribusi pangan ke sejumlah daerah.

“Tidak perlu kita melakukan lockdown-lockdown untuk memutus penyebaran virus Corona. Langkah itu menurut saya hanya akan menghambat distribusi pangan ke sejumlah daerah dan akan berujung pada kelangkaan kebutuhan pokok di tengah masyarakat,” katanya saat meninjau Gudang milik PT. Permata Dunia Sukses Utama (PDSU) Cilegon, Banten, Kamis (2/4/2020).



Syahrul kembali menegaskan, dalam situasi seperti ini distribusi pangan sudah harus menjadi kepentingan bersama agar tidak terjadi kelangkaan yang berujung pada kepanikan. Dalam hal ini, baik pemerintah maupun masyarakat harus bersatu dan saling menjaga situasi negara agar tetap kondusif.

“Kalau sudah menyangkut pangan, maka seharusnya tidak ada isolasi. Yang ada adalah distribusi. Memang Corona ini membuat ekonomi menurun. Tapi harus ingat, satu satunya lapngan kerja yang tersedia adalah pertanian. Jadi janganlah kita melakukan lockdown atau isolasi,” katanya.

Kegiatan peninjauan yang dilakukan olehnya, juga dimaksudkan untuk memastikan ketersediaan stok pangan aman selama pandemi Corona. Ia pun menjamin bahwa 11 stok kebutuhan pangan bakal aman sampai Lebaran nanti. Misalnya saja, pangan beras dan gula yang persediaannya bakal terus ada dan diproduksi.

“Beras kita sudah over stok hingga 4 juta ton kurang lebih. Kemudian bulan ini kita panen raya sebanyak 8 juta ton. Lalu ada juga stok gula yang terus diproduksi. Jadi tidak perlu khawatir dengan kebutuhan bahan pokok. Insya Allah semua dalam kendali,” katanya.(*)


BACA JUGA