#

Pemkab Barru Sebar Bilik Sanitizer di Pasar dan Rumah Sakit

Kamis, 02 April 2020 | 18:04 Wita - Editor: Muhammad Fardi -

BARRU, GOSULSEL.COM – Pemerintah Kabupaten Barru di bawah kepemimpinan Suardi Saleh-Nasruddin AM tak pernah berhenti melindungi warga dari penyebaran Corona virus.

Demi memaksimalkan upaya menangani wabah yang kini sudah menjangkiti di atas 50 orang di tujuh wilayah di Sulsel, Pemkab Barru kembali memasang Chamber Sanitazion Boks atau bilik disinfektan di sejumlah pasar tradisional dan RSUD.

Untuk langkah awal, ada lima bilik disinfektan atau bilik sanitizer yang disiapkan Pemkab Barru melalui Dinas Kesehatan. Masing-masing ditempatkan di Pasar Mattirowalie, Pasar Pekkae, Pasar Takkalasi, dan RSUD Barru.

Bagi pedagang maupun pengunjung, diharuskan melewati bilik disinfektan tersebut sebelum masuk ke area pasar. Termasuk bagi pengunjung atau warga yang ingin berobat di RSUD Barru.



Juru Bicara Khusus Penanganan Covid-19 Barru, dr Amis mengatakan, pengoperasian bilik disinfektan ini, sudah dilakukan dibeberapa pasar, seperti di Pasar Mattirowalie, Kamis (02/04/2020).

“Saat ini ada 5 yang diadakan oleh pemerintah daerah dengan pengoperasian dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar dengan UPTD Pasar,” kata Amis yang juga Kepala Dinas Kesehatan Barru.

Menurut dia, penempatan bilik disinfektan yang menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan Barru, dilakukan demi menghindari dan mengurangi penularan Corona. Mengingat, aktivitas di pasar tergolong ramai.

Selain menempatkan bilik disinfektan, Pemkab Barru sudah mengeluarkan kebijakan membatasi jam operasional setiap pasar untuk sementara waktu. Bahkan, jadwal pasar di setiap kecamatan sudah diatur ulang oleh Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kabupaten Barru.

Diberbagai kesempatan, Bupati Barru Suardi Saleh, mengingatkan, meski pasar sudah dibatasi waktu operasionalnya, namun pihaknya tetap menghimbau para pedagang dan pengunjung untuk menghindari kontak fisik, serta selalu menjaga jarak. Begitu pun menerapkan pola hidup sehat, seperti rajin cuci tangan.

“Pasar sebagai salah satu tempat kebutuhan masyarakat tetap akan diselenggarakan dengan catatan, transaksi yang ada, itu dilakukan tanpa kontak fisik dan selalu menjaga jarak,” imbau Suardi Saleh.

Seperti diberitakan, di samping pemasangan bilik disinfektan, Pemkab Barru juga sudah mengerahkan 8 armada Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah wilayah di Barru.(*)


BACA JUGA