Dokter yang meninggal karena Covid-19

IDI Makassar Umumkan Satu Dokter Meninggal Gegara Corona

Sabtu, 04 April 2020 | 18:18 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Satu dokter dinyatakan meninggal dunia lantaran menangani pasien Corona atau Covid-19 di Makassar. Dokter tersebut diketahui bernama Bernadette Albertine Francisca.

Hal tersebut diumumkan oleh Hubungan Masyarakat (Humas) IDI Makassar, Wachyudi Muchsin saat dihubungi, Sabtu (4/4/2020). Bernadette rupanya berstatus Pasien dalam Pengawasan (PDP) dan sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Wahidin Sudirohusodo.

“Iya, benar satu lagi rekan sejawat kami meninggal semalam,” ujarnya. 

Bernadette sendiri merupakan dokter yang sehari-harinya membuka praktik poli Tenggorokan Hidung Telinga (THT) di RS Awal Bros. Kata Wachyudi, sudah seharunya pihak Pemerintah menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap dan selalu tersedia ketika para tenaga medis menangani pasien Corona.



“Seperti yang sering IDI Makassar tekankan bahwa pemerintah harus penuhi segera mungkin untuk bisa memenuhi APD bagi dokter dan paramedis. Kalau begini terus, kematian dokter akan terus bertambah,” ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Sub Bagian (Kasubag) Hubungan Masyarakat (Humas) dan Pemasaran RSUP Dr Wahidin, Dewi Rizky Nirmala turut membenarkan informasi tersebut. Ia mengaku, bahwa memang Bernadette merupakan pasien berstatus PDP Corona. 

“Iya,” singkatnya.

Kini jezanah dimakamkan sesuai prosedur dari pemerintah dengan mengkuti arahan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

“Pasien status PDP dan dimakamkan sesuai protap,” kata Dewi.(*)