Kadishub Makassar, Mario Said saat ditemui di Balai Mutiara, Kamis (02/04/2020).

Beredar Video Larangan Masyarakat Masuk ke Makassar, Kadishub: Itu Hoaks

Rabu, 08 April 2020 | 22:39 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Beredar video mengenai adanya larangan masyarakat masuk ke Kota Makassar di beberapa sosial media. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Makassar, Mario Said pun angkat bicara.

Ia menegaskan, bahwa video yang menyebut adanya larangan itu adalah hoaks atau tidak benar. Hal tersebut disampaikannya saat konferensi pers via daring, Rabu (08/04/2020).

“Penahanan yang bukan warga Makassar tidak benar, informasi tersebut tidak betul,” tegasnya.

Sebelumnya, video ini viral dan sontak menghebohkan masyarakat. Terutama warganet di sosial media.



Pasalnya, dalam video yang diambil di perbatasan Maros-Makassar itu disebutkan bahwa masyarakat yang tidak memiliki KTP Makassar. Mereka kemudian dilarang memasuki area Kota Makassar.

Mengenai hal itu, Mario juga menjelaskan, kejadian sebenarnya terjadi ialah petugas yang melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang hendak masuk ke wilayah Kota Makassar. Mereka agar wajib menggunakan masker.

“Hanya ada pemeriksaan suhu dari Dinas Kesehatan dan penyemprotan disinfektan,” ucapnya.

Senada dengan Mario, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Makassar, Ismail Hajiali juga mengatakan hal yang sama. Ia mengatakan, jika tidak ada larangan bagi masyarakat untuk masuk ke kota Makassar. Di perbatasan, mereka hanya harus mengikuti prosedur khusus yang berlaku.

“Jadi itu dilakukan penyemprotan disinfektan, disuruh pakai masker, itu ji tidak ada yang lain,” tambahnya.

Hingga kini, Pemkot Makassar terus melacak penyebar hoax tersebut. Ini dilakukan mencegah kegaduhan di tengah masyarakat. (*)


BACA JUGA