Daftar harga kebutuhan pokok yang disediakan Pengelola pasar induk Minasamaupa Gowa

Di Tengah Corona, Pasar Induk Minasa Maupa Gowa Terapkan Belanja Online Gratis Ongkir

Rabu, 08 April 2020 | 12:27 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Sandi Darmawan - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Demi memperkecil kerumunan massa sebagai siasat memutus rantai penyebaran virus Covid-19, Pasar Induk Minasa Maupa Gowa kini menerapkan online service bagi konsumen.

Inisiatif ini menurut Zainuddin Langke, Kepala Pasar Induk Minasa Maupa itu adalah langkah taktis untuk mengurangi aktivitas warga untuk keluar rumah.

Selama ini beberapa warga masih keluar dari rumahnya untuk belanja kebutuhan dasar rumah tangga.

“Hal inilah yang mendorong program ini terealisasi dengan bekerja sama dengan pemerintah setempat sejak hari ini,” kata Zainuddin saat dikonfirmasi, Rabu (8/4/2020).



Melalui program tersebut, harga yang diberikan untuk konsumen sama dengan harga di pasar tersebut. Adapun bahan yang disediakan yakni segala kebutuhan yang diinginkan oleh konsumen. Mulai dari beras, lauk pauk mentah, sayur hingga makanan siap saji yang tersedia di pasar tersebut.

“Mengenai mekanisme pemesanannya konsumen tinggal menelepon kontak yang kami sebar lewat pamflet yang telah kami sebar. Soal ongkir untuk seminggu pertama ini kita patok seikhlasnya dan kita gratiskan tergantung konsumen sendiri nantinya,” jelasnya.

Untuk pengantarannya, ia mengaku memberdayakan pengelola pasar dan warga setempat yang kini tidak masuk bekerja sebagai pencarian tambahan di tengah situasi seperti ini.

Mengenai cakupan wilayah pengantarannya, ia membeberkan bahwa saat ini hanya melayani beberapa kecamatan terdekat dengan pertimbangan SDM yang masih terbilang sedikit.

“Kalau saat ini kami melayani Kecamatan Somba Opu secara Keseluruhan, Kecamatan Pallangga sebagian, Bontomarannu sebagian dan Pattalassang,” paparnya.

Ia juga menuturkan bahwa siap untuk melayani di luar masyarakat Gowa, semisal warga Makassar yang tinggal tidak jauh dari pasar tersebut seperti yang bermukim di Malengkeri ataupun Talasalapang.

Program ini lanjutnya, akan terus digalakkan hingga pendemi ini segera berakhir demi memenuhi kebutuhan masyarakat umum agar mereka betah di rumah.

“Kalaupun nantinya sudah redah ini virus pasti kita akan bahas ini program, mau diteruskan ataupun diapakan lagi selanjutnya,” tutupnya.(*)