Sekretariat DPD II Golkar Makassar sekaligus Ketua Komisi D DPRD Makassar, Wahab Tahir saat ditemui di Ruang Rapat Paripurna DPRD Makassar, Selasa (14/4/2020)

Fraksi Golkar DPRD Makassar Sampaikan Mosi Tidak Percaya ke Pj Wali Kota, Ini Penyebabnya

Rabu, 15 April 2020 | 01:26 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar menyampaikan mosi tidak percaya kepada Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb. Hal tersebut dikatakan oleh Sekretariat DPP II Golkar Makassar, Wahab Tahir, Selasa (14/4/2020).

Menurutnya, Pj Wali Kota Makassar lamban dalam menangani pandemi Covid-19. Padahal, saat ini jumlah kasus Corona di Makassar kian meningkat dan telah menjadi episentrum penyebaran Corona di Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Kalau kinerja Pj Wali Kota hari ini seperti ini, maka hari ini sebagai anggota DPRD, sebagai Pimpinan Fraksi Golkar, saya nyatakan mosi tidak percaya kepada Pj Wali Kota,” katanya. 

Ketua Komisi D DPRD Makassar ini mengaku sudah tak percaya dengan Pj Wali Kota Makassar. Alasannya, Pj Wali Kota Makassar seolah menyepelekan masalah ini. Ia menilai kinerja Iqbal Suhaeb sebagai kepala daerah cenderung kurang sigap dalam merespon masalah genting seperti saat ini.



“Makanya saya nyatakan mosi tidak percaya kepada Pj Wali Kota, pasalnya dia hanya bekerja seperti biasa saja, bahkan cenderung lambat merespon data yang ada. Data hari ini menunjukan peningkatan jumlah positif di Makassar. Positif naik 3, PDP naik 14, ODP naik 29, yang meninggal 1,” lanjutnya. 

Makassar sebagai episentrum penyebaran Corona di Sulsel, kata Wahab, jelas membutuhkan kinerja yang lebih dari biasanya. Namun, pada kenyataannya, ia mengaku jika belum ada upaya yang berarti dalam penanganan penyebaran virus ini di kota ini.

“Kerja mereka tidak terstruktur dengan baik dan cenderung menghindar dari tanggung jawab. Saya menilai ini bukan masalah yang biasa-biasa saja, olehnya dibutuhkan kinerja yang tidak biasa-biasa saja,” tegasnya.(*)