Yayasan Hadji Kalla membagikan bantuan kebutuhan pokok untuk seluruh karyawan outsourcing Nipah Mall, Jumat (24/4/2020) kemarin

Yayasan Hadji Kalla Salurkan Bantuan untuk Petugas Outsourcing MaRI-Nipah Mall

Sabtu, 25 April 2020 | 19:25 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Uluran bantuan kembali diberikan pihak Yayasan Hadji Kalla yakni berupa kebutuhan pokok untuk seluruh karyawan outsourcing Nipah Mall, Jumat (24/4/2020) kemarin.

Yayasan Hadji Kalla membagikan bantuan kebutuhan pokok untuk seluruh karyawan outsourcing Nipah Mall, Jumat (24/4/2020) kemarin

Sebelumnya, pihak yayasan juga telah memberikan bantuan serupa ke seluruh karyawan outsourcing Mal Ratu Indah, pada hari Kamis 23 April 2020.

Pihak yayasan telah memercayakan manajemen Nipah Mall dalam menangani penyaluran bantuan tersebut. Sebanyak 289 paket bantuan telah dibagikan secara simbolis oleh manajemen Nipah ke seluruh karyawan outsourcing secara merata, sedangkan untuk petugas outsourcing Mal Ratu Indah 250 paket. Jumlah paket bantuan yang beredar di setiap unit mal menyesuaikan dengan total keseluruhan petugas outsourcing.

“Proses pembagian paket bantuan ke seluruh petugas diatur dengan menerapkan sikap menjaga jarak atau social distancing. Pada saat penyerahan bantuan pun, baik pihak manajemen Nipah Mall dan seluruh petugas sudah dilengkapi dengan alat pelindung diri masing – masing. Mengingat saat ini pentingya menerapkan sikap untuk melindungi diri dan orang – orang di sekeliling kita, untuk meminimalisasi peningkatan jumlah jumlah kasus virus Covid-19,” ucap General Manager Nipah Mall & Office Building, Richard Abraham.



“Dampak dari wabah virus Covid-19 ini sangat berimbas dan mempengaruhi kondisi perekonomian berbagai lapisan masyarakat. Hal ini pun dirasikan oleh seluruh karyawan outsourcing Nipah Mall, seperti petugas tanaman, keamanan, parkir, dan kebersihan. Dengan adanya bantuan tersebut, setidaknya meringankan sedikit beban kesulitan yang mereka alami. Apalagi moment pemberian paket bantuan sangat tepat, yakni di awal bulan ramadhan. Sehingga mereka dapat menggunakannya untuk memenuhi kebutuhan pokok, dan semoga membawa keberkahan untuk kita semua,” tambahnya.

Sementara itu, Iwan Ismail selaku Centre Manager Mal Ratu Indah mengatakakan bahwa hampir sebulan pengoperasian mal terhenti untuk sementara waktu, sejak tanggal 25 Maret 2020. Seluruh petugas mal ikut mengalami perubahan jumlah hari kerja, sehingga berdampak pada pendapatan yang diterima dari bulan – bulan biasanya.

“Namun hal tersebut tidak mempengaruhi profesional kerja seluruh petugas dalam menjalankan kewajiban dan tanggung jawab mereka yang dilaksanakan rutin setiap harinya, meskipun saat ini mal tidak beroperasi. Kami berharap wabah kasus Covid-19 yang menyerang dan merebak dengan cepat di masyarakat dapat segera berakhir dan secepatnya situasi dapat kembali normal. Tentunya diperlukan kesadaran dan kerja sama dari berbagai pihak untuk dapat meredam wabah kasus ini, dengan tetap di rumah jika tidak memiliki kepentingan di luar rumah, menerapkan tindakan menjaga jarak, menghindari keramaian, menjaga kebersihan dan daya tahan tubuh (imunitas),” jelasnya.(*)


BACA JUGA