Pemindahan fasilitas kantor desa yang dilakukan oleh Kepala Desa Garuntungan yang baru sekitar 10 hari menjabat, Minggu (26/4/2020)
#

Heboh, Kades Garuntungan Angkut Fasilitas Kantor Desa Tanpa Pemberitahuan ke Aparat

Minggu, 26 April 2020 | 22:42 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Khaerul Fadli - Gosulsel.com

BULUKUMBA, GOSULSEL.COM — Masyarakat dan staf beserta Badan Permusyawaratan Desa Garuntungan dihebohkan dengan pemindahan fasilitas kantor desa tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu oleh kepala desa yang baru sekitar 10 hari menjabat, Minggu (26/4/2020).

Insiden tersebut ditanggapi oleh salah seorang warga yang kemudian menyayangkan tindakan kepala desanya itu yang menurutnya sebuah tindakan yang tidak benar.

“Tidak benar ini. Masa fasilitas kantor dan kegiatan kantor dipindahkan tanpa sepengetahuan BPD, staf dan masyarakat,” ujar Asiz Garut.

Ia mengaku heran, karena tiba-tiba barang-barang tersebut langsung diangkut dan dibawa ke samping rumah kepala desa yang baru tanpa memberikan penjelasan kepada masyarakat.



“Kalau misalkan pemindahan kantor ini terjadi saya rasa hanya buang anggaran saja. Seharusnya gunakan saja yang ada karena masih banyak sektor lain yang perlu dibenahi,” tambah Asiz Garut.

Sementara saat dikonfirmasi Gosulsel.com, malam ini, Minggu (26/4/2020), Misbang yang merupakan kepala desa baru itu menyampaikan bahwa pemindahan kegiatan kantor tersebut ia lakukan lantaran kantor desa sekarang akan disegel oleh orang yang mengaku pemilik dana saat pembangunan kantor itu.

“Iye memang kami angkut itu barang kantor tadi sekitar jam 11.30 (WITA), lantaran ada pihak yang mengaku mau menyegel kantor tersebut,” kata Misbang saat dihubungi Gosulsel.com lewat telepon seluler.

Lanjutnya, “Memang sebelum pengangkutan itu barang, saya tidak koordinasi dengan aparat, karena saya tidak ingin menambah persoalan yang ada. Tapi saat setelah mengangkut kami sudah koordinasi kembali. Saat ini soal kantor saya tidak banyak pikir dulu, yang pastinya dengan kondisi virus Corona ini saya lebih fokus dulu untuk mengurus kebutuhan masyarakat yang kena dampak dari virus Covid-19 tersebut,” pungkasnya.(*)