Dekan FTI UMI berbicara di depan rektor PTS se Sulawesi di Kendari/Sabtu, 20 Mei 2017/IST

Kritik Dinsos, Zakir Sabara: Kalau Kadis Mengeluh Soal Harga, Bagaimana Masyarakat Bawah

Minggu, 26 April 2020 | 00:31 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Dekan Fakultas Teknik Industri (FTI) UMI, Zakir Sabara turut angkat bicara soal kinerja Dinas Sosial (Dinsos) Makassar. Ini mengenai pembagian paket sembako yang tidak merata.

Ia mengkritik, jika Dinsos lamban dalam membagikan bantuan sembako. Ditambah lagi, pembagiannya ke masyakarat hingga kini belum merata. 

“Kalau Kadis (Mukhtar Tahir) mengeluh soal harga, ketersediaan pangan mempengaruhi yang lain, bagaimana dengan masyarakat bawah,” katanya saat ikut konferensi pers via daring bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Sabtu (25/4/2020).

Lebih lanjut, ia pun mengatakan, pemerintah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Sosial (PSBB) dalam keadaan terburu-buru. Tak ada kesiapan untuk mengantisipasi masalah kebutuhan pokok masyarakat.



“Kita terjebak pada persoalan normatif, ternyata kita belum siap,” lanjutnya.

Terakhir, ia juga mengingatkan Pemkot untuk tak lagi memberi penegasan berupa sanksi saat masyarakat akan tetap menjalankan aktivitas seperti hari-hari sebelumnya. Sebab, Pemkot tidak bisa memberikan jaminan sosial terhadap mereka.

“Orang akan berbondong-bondong mencari makanan. Itulah gunanya koordinasi, bukan berlomba-lomba mengeluarkan izin. Akhirnya kita tahu, siapa yang mem-backup toko di Makassar,” pungkasnya.(*)