Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah saat meninjau kesiapan ruang isolasi berbintang di RSUD Sayang Rakyat, Kamis (30/4/2020)

Genjot Tangani Corona, Ruang Isolasi Pasien di RSUD Sayang Rakyat Siap Diresmikan

Jumat, 01 Mei 2020 | 15:22 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah akan meresmikan Ruang Isolasi Pasien Covid-19. Bertempat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Rakyat pada pekan depan.

Hal ini disampaikannya usai meninjau kesiapan ruang isolasi berbintang di RSUD Sayang Rakyat, Kamis (30/4/2020). Ia mengatakan, bahwa Ruang Isolasi ini sudah siap dipergunakan.

“Saya kira RSUD Sayang Rakyat sebentar lagi lah. Kalau saat ini sebenarnya udah bisa, tapi saya minta total dirampungkan terutama pembersihan, tidak enak kan kalau ada pasien dan masih ada juga kegiatan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa pekan depan tepatnya pada hari Senin, ruang isolasi ini sudah bisa digunakan. “Kemungkinan Senin efektif, sudah bisa kita gunakan dan untuk saat ini saya kira belum. Karena masih ada beberapa ruang di rumah sakit yang masih kosong,” lanjutnya.



Sebanyak 118 Ruang Isolasi RSUD Sayang Rakyat telah disiapkan. Kata Nurdin, semaksimal mungkin harus dipakai untuk seluruh pasien. Ia pun n berharap pandemi Covid-19 ini betul-betul berakhir pada bulan Mei mendatang.

“Kita berharap mudah-mudahan RSUD Sayang Rakyat semakin banyak ruang-ruang yang bisa kita gunakan. Tapi kita berharap akhir Mei ini betul-betul Covid-19 bisa kita tuntaskan, karena beberapa skenario sudah kita lakukan,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Sulsel yang juga Ketua Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 ini melakukan peninjauan pertama dan kedua di RSUD Sayang Rakyat. Ia pun melihat progres pembangunan Ruang Isolasi ini.

Diketahui, ruangan ini sebelumnya merupakan ruangan perawatan anak dan sementara direnovasi menjadi ruang isolasi dengan anggaran sebesar Rp14 miliar untuk renovasi. Sedangkan untuk anggaran fasilitas atau alat kesehatan ditaksir mencapai Rp11 miliar. Total keseluruhan untuk ruang isolasi ini sebesar Rp25 miliar.

“Ini kita mau buat ruangan isolasi yang berbintang lima untuk pasien Covid-19,” kata Nurdin Abdullah.

Selain itu, ruangan yang disebutnya telah berbintang lima ini, juga dipersiapkan tempat tidur yang nyaman, kamar mandi yang paling bagus. Serta ada fasilitas seperti TV, AC, WiFi, alat pembunuh kuman dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya.

“Bikin yang bagus, tempat tidur yang nyaman. Karena orang masuk rumah sakit mau sehat dan harus nyaman. Kamar mandi harus yang bagus. Buat yang bagus,” tutupnya.(*)


BACA JUGA