Alfamidi serahkan paket sembako Peduli Covid-19

Pengelola Donasi Konsumen Alfamidi Kucurkan 11.200 Paket Sembako Peduli Covid-19

Selasa, 05 Mei 2020 | 00:17 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Fotografer: Erik Didu - Go Cakrawala

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Para pengelola dana donasi konsumen Alfamidi yakni Yayasan Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia (BMCI), Lembaga Amil, Zakat, Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (LAZISMU) dan Lembaga Amil, Zakat, Infaq dan Shodaqoh Nadlatul Ulama (LAZISNU) telah berperan aktif dalam memerangi virus Covid-19.

Beragam program telah dijalankannya seperti pemberian 1.000 hand sanitizer untuk masyarakat (LAZISNU), 700 paket sembako Peduli Covid-19 di Makassar dan Cilegon (LAZISNU), 200 paket sembako di Surabaya (BMCI), pembagian 12.000 masker oleh BMCI, 11 Bilik Disinfektan (BMCI), pembuatan 700an tempat cuci tangan oleh LAZISMU, BMCI dan LAZISNU, serta penyemprotan disinfektan di 200 titik (LAZISMU).

Kini, ketiga yayasan pengelola donasi konsumen Alfamidi bersama-sama untuk membagikan 11.200 paket sembako gratis untuk mesyarakat terdampak Covid-19 seperti pekerja informal. Dari jumlah tersebut, BMCI dan Lazismu masing-masing memberikan 5.000 paket dan Lazisnu 1.200 paket. Paket sembako tersebut akan di sebar ke 13 provinsi di antaranya Sumatera Utara, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara dan Maluku.

“Program Peduli Covid-19 bertahap ya, sekarang dengan adanya pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di banyak kota membuat masyarakat terdampak kesulitan mendapatkan sembako. Ini alasan BMCI turut andil dalam program 11.200 paket sembako peduli Covid-19,” cetus Harun, Pengurus BMCI Pusat.



Di Sulawesi Selatan dan Barat sendiri, 1.000 paket sembako tersebut dialokasikan ke wilayah Makassar, Pinrang, Maros, Takalar, Jeneponto, Soppeng, Masamba, Bulukumba, Mamuju.

Didik Kurniawan, Kepala Cabang Alfamidi Makassar (Sulawesi Selatan dan Barat) sangat menyambut baik program tersebut. Kebetulan wilayahnya mendapat alokasi 1.000 paket sembako dari BMCI.

“Ini program Covid-19 ketiga dari BMCI setelah kemarin sudah berjalan penyemprotan disinfektan di rumah-rumah ibadah, pasar dan tempat umum lainnya serta pembuatan wastafel untuk masyarakat, kini BMCI mengalokasikan 1.000 sembako di wilayah kami.

Didik Kurniawan berharap, bantuan-bantuan tersebut dapat sedikit membantu meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19. Ia pun berdoa pandemik ini dapat segera berakhir agar masyarakat dapat kembali hidup normal.

“Oleh karenanya, kita juga harus disiplin diri mulai dari diri kita untuk benar-benar menjaga social distancing, menjaga kebersihan dan kesehatan diri agar tidak tertular atau menularkan ke orang lain,” pungkasnya.(*)


BACA JUGA