Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb saat ditemui di Markas PMI Makassar, Senin (04/05/2020).

Soal Kasatpol PP Marah Akibat Ulah Toko Agung, Begini Reaksi Iqbal Suhaeb

Selasa, 05 Mei 2020 | 22:18 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Kemarin pada Senin (04/05/2020), Kasatpol PP Kota Makassar, Iman Hud naik pitam akibat ulah pihak manajemen Toko Agung. Ini terlihat dalam video berdurasi 1 menit 14 detik yang beredar di media sosial.

Dalam video tersebut, terekam pihak manajemen Toko Agung yang ngotot beroperasi. Kasatpol PP Makassar, Iman Hud lantas marah dengan ulah pihak manajemen. Sebab, toko non sembako seperti Agung dilarang untuk beroperasi untuk sementara waktu selama PSBB berlaku.

Hal tersebut merujuk pada Peraturan Wali Kota (Perwali) PSBB Makassar. Toko Agung sendiri merupakan usaha yang menyediakan Alat Tulis Kantor (ATK).

Menanggapi hal tersebut, Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb angkat bicara. Ia mengatakan, bahwa apa yang dilakukan Kasatpol PP sudah merupakan hal yang wajar.



Nekatnya Toko Agung beroperasi sementara ada larangan, ia menyebut memang perlu ada tindakan tegas. Olehnya itu, Kasatpol PP sudah melakukan hal yang tepat dalam menegakkan aturan PSBB.

“Salah satu tindakan tegas. Memang kadang-kadang kita butuh tindakan tegas karena sudah 2-3 kali dikasih tau, siapa yang tidak marah? kalau sudah disampaikan sudah berhari-hari, bahwa tidak bisa buka ya,” jelasnya saat ditemui di Posko Covid-19 Makassar, Selasa (05/05/2020).

Selama PSBB berlaku, kata Iqbal, aparat keamanan bisa melakukan tindakan tegas bagi mereka yang melanggar. Sebab telah dipertegas dengan adanya Peraturan Wali Kota (Perwali). Beda halnya, jika tidak ada landasan hukum.

“Kalau PSBB itu ada, kita bisa bertindak tegas, ada dasar hukumnya. Masalahnya kalau tidak ada PSBB, yang toko-toko beroperasi kita tidak bisa bertindak tegas karena tidak ada alas hukum,” ujarnya. (*)


BACA JUGA