Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah saat menggelar rapat bersama OPD Pemprov Sulsel di Swiss-Belhotel, Rabu (06/05/2020).

Perpanjang PSBB Makassar, Gubernur NA Minta Petugas Lapangan Lebih Santun

Rabu, 06 Mei 2020 | 19:12 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Makassar bisa diperpanjang. Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah pun menyetujui perpanjangan tersebut.

Nurdin mengatakan, bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kini dapat memperpanjang penerapan PSBB ini. Sebab, berdasarkan hasil evaluasi, pihaknya masih menemukan tingkat kepatuhan warga yang rendah.

“14 Hari PSBB Makassar ini boleh dikarenakan tingkat kepatuhan kita masih sangat rendah. Sehingga perpanjangan ini kita lakukan,” katanya saat ditemui, Rabu (06/05/2020).

Kendati boleh diperpanjang, PSBB tahap kedua ini akan berjalan dengan kriteria berbeda. Sebab, ia mengatakan, penerapan aturan ini mesti lebih maksimal. Sejalan dengan itu, perekonomian pun juga harus tetap berjalan.



“Ada pembatasan makanya tadi kita sampaikan hari ini kita buat kriterianya yang penting ekonomi bisa berjalan, yang penting patuhi protokol kesehatan, yang pasti PSBB ini bukan lagi tutup jalan dan sebagainya. Tapi lebih massif mencari orang yang carrier terutama kita harus potong rantai penularan dengan local transmision,” ujarnya.

Selain itu, rupanya ia ingin Pemkot dalam memberlakukan PSBB, tidak harus melakukan tindakan preventif dalam menindak tegas para pelanggar. Menurutnya, warga justru akan berpandangan negatif

“Semua petugas yang ada di lapangan itu lebih santun. Kita turun kalau ada yg salah harus persuasif,” jelasnya.

Penerapan PSBB di Kota Makassar sendiri akan berakhir pada besok, Kamis (07/05/2020). Ini telah berlaku sejak 24 April lalu dan diterapkan selama dua pekan. (*)


BACA JUGA