Pelaku penikaman anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Bonto Sinala, Kecamatan Sinjai Borong, Anwar bin Kadir (45)

Diduga Karena BLT, Anggota BPD Desa Bonto Sinala Sinjai Borong Ditikam Warganya

Senin, 25 Mei 2020 | 11:00 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Khaerul Fadli - Gosulsel.com

BULUKUMBA, GOSULSEL.COM — Diduga dipicu karena persoalan pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD), anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Bonto Sinala, Kecamatan Sinjai Borong, Asdar (39) tewas setelah ditikam warga setempat.

Peristiwa tersebut terjadi tepat di hari Lebaran, Minggu (24/5/2020) malam. Pelakunya bernama Anwar bin Kadir. Usianya 45 tahun.

Kapolres Sinjai, AKBP Iwan Irmawan saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. “Iya benar, Kapolsek sementara menuju ke TKP,” kata Iwan melalui pesan singkatnya sesaat lalu.

Iwan menjelaskan, saat kejadian, isteri pelaku Anwar, Lena mendatangi rumah Andi Ammase, mertua Amir selaku Kepala Dusun Tomantan. Tujuannya ingin bertemu dan mempertanyakan soal bantuan dana desa yang telah disalurkan, karena dirinya tidak menerima bantuan tersebut.



Tetapi istri pelaku tidak ketemu dengan kepala dusun, melainkan bertemu dengan korban Asdar anggota BPD desa setempat. Saat korban bertemu dengan isteri pelaku, terjadilah pertengkaran mulut.

Tidak lama, istri pelaku pun pulang ke rumahnya. Namun korban mengikuti sehingga pertengkaran adu mulut terus terjadi.

Akhirnya pertengkaran keduanya didengar oleh pelaku. Saat itu pun pelaku langsung keluar dari rumahnya dengan membawa sebilah badik dalam keadaan terhunus sehingga terjadi perkelahian higga korban tewas ditikam.

“Pihak Polsek Sinjai borong yang dipimpin langsung oleh kapolseknya telah melakukan tindakan dengan mendatangi lokasi kejadian. Pelaku dan barang bukti senjata tajam yang digunakan pelaku sekarang sudah kita amankan di mapolres,” ungkap Iwan.(*)