Sekelompok warga Desa Anrihua Kecamatan Kindang, seruduk kantor Desa hingga melakukan penyegelan pagar pintu masuk kantor desa
#

Tuntut Kades Transparan, Sejumlah Warga Seruduk Kantor Desa Anrihua Bulukumba

Rabu, 27 Mei 2020 | 22:09 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Khaerul Fadli - Gosulsel.com

BULUKUMBA, GOSULSEL.COM — Sekelompok warga Desa Anrihua Kecamatan Kindang, seruduk kantor Desa hingga melakukan penyegelan pagar pintu masuk kantor desa.

Aksi protes yang dilakukan oleh sekelompok warga tersebut lantaran menganggap kepala desa yang baru sekitar 2 bulan menjabat tidak transparan dalam melakukan pengelolaan anggaran penanganan Covid-19.

Seorang warga, Almuhajir, saat di konfirmasi gosulsel.com menyatakan bahwa pihaknya meminta kades jangan otoriter dan transparan dalam mengelola anggaran penanganan Covid-19.



“Jadi pemerintah Desa Anrihua ini dianggap otoriter ki, memang selalu buka forum namun pada saat penetapan tidak dilibatkan lagi masyarakat,” katanya melalui rekamannya via Whatsapp, Rabu (27/5/2020).

Lanjut Almuhajir, “Makanya masyarakat dan pemuda disini marah dan meminta kades adil dalam pembagian bantuan serta tidak otoriter.”

Berikut 7 poin alasan masyarakat yang tergabung dalam penyegelan Kantor Desa Anrihua:

1. Meminta SK Covid-19
2. Transparansi anggaran bantuan
3. Ketidakmerataan pembagian BLT dan Sembako
4. Pemberhentian dan penetapan ketua LPMD tanpa adanya Musdes 
5. Penetapan tim perumus RPJMDES tanpa adanya musyawarah
6. Transparansi anggaran penanganan Covid
7. Pemdes yang otoriter.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada konfirmasi dari Kepala Desa Anrihua.(*)


BACA JUGA