Cahaya Bone Terima Layanan Penjemputan dan Pengantaran Cargo di Masa Covid-19

Kamis, 28 Mei 2020 | 22:56 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Fotografer: Erik Didu - Go Cakrawala

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa daerah kini telah masuk di fase kedua. Hal ini membuat manaiemen Cahaya Bone lebih fokus ke layanan pengiriman logistik, terlihat dari adanya beberapa armada yang menerima penumpang barang untuk didistribusikan ke berbagai kota, Makassar 11 Mei 2020.

Sebagai salah satu bisnis transportasi darat di bawah manajemen Kalla Transport & Logistics yang melayani angkutan bus antar kota dalam dan luar propinsi yang telah eksis 54 tahun ini, Cahaya Bone selalu memberikan layanan terbaik untuk pelanggan.

Menindaklanjuti Peraturan Gubernur Sulawesi Selatan tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri tahun 1441 Hijriah dalam rangka pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19), manajemen Cahaya Bone mulai mengoptimalkan layanan Logistik yang semakin meningkat.



Menurut Ismail Ruslan, supervisor Logistik Cahaya Bone, “Transaksi saat ini relatif meningkat dibanding masa PSBB fase pertama yang mengoperasikan 4 armada bus logistic setiap harinya kini menjadi 6 unit pe-hari pada ruta Palu, Bone, Bulukumba dan Pare-pare, walaupun penumpang logistic, namun protokol kebersihan armada serta keamanan dan ketepatan waktu tetap menjadi perhatian utama kami untuk tetap menjaga valitas layanan, setiap barang yang akan dikirim,” jelasnya.

Dengan inovasi layanan ekstra di tengah wabah Covid-19 ini, kami berharap Cahaya Bone dapat membantu masyarakat dan memberikan solusi untuk memudahkan pengiriman barang tanpa harus mengantar ke alamat tujuan.

”Selain pelanggan membawa langsung ke kantor perwakilan Cahaya Bone, kami juga menyediakan layanan penjemputan ke lokasi pelanggan yang hendak mengirim kargo dalam jumlah besar sehingga pelanggan tidak pelru report keluar rumah untuk mengirim barang. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini untuk kemudahan dan keamanan dimasa Covid-19 demi menunjang kebutuhan logistik menjelang Idul Fitri 2020,” tutup Ismail.(*)


BACA JUGA