Tim relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyalurkan bantuan di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, yang berlangsung selama dua hari, yaitu Kamis - Jumat 28-29 Mei 2020

Global Giving Melalui ACT Bantu Masyarakat Bolaang Mongondow Utara

Jumat, 29 Mei 2020 | 10:22 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

BOLAANG MONGONDOW — Bertolak dari Makassar Sulawesi Selatan dengan menempuh jalur darat, tim relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) di bawah kordinator aksi Catherin Imran bersama lima orang rekan lainnya menuju Kabupaten Bolaang Mongondow Utara untuk menyapa warga yang terdampak banjir bandang beberapa waktu lalu.

Kehadiran mereka di wilayah ini sebagai tindak lanjut dari informasi yang diterima dari Tim Relawan MRI-ACT yang berdomisili di wilayah ini yaitu Abdul Kadir Abidin yang kerap disapa Abi. Selain itu kunjungan mereka juga disambut baik oleh Sangadi Desa Binuanga, Sunarto Van Gobel.

“Saya dan beberapa teman-teman relawan MRI-ACT Sulawesi Utara, sebelumnya telah menyalurkan bantuan untuk masyarakat terdampak, namun kami sadari bahwa bantuan ini hanya sementara, sehingga kami membutuhkan uluran tangan dari para dermawan untuk membantu masyarakat terdampak, maka informasi yang kami data di lapangan kami teruskan ke pimpinan pusat MRI-ACT,” ucap Abi.



“Kami sangat senang dengan kedatangan tim relawan dari MRI-ACT ke desa kami untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir bandang lalu. Dan kami akan membantu kebutuhan mereka selama berada di desa kami,” ucap Sangadi Desa Binuanga, Sunarto Van Gobel.

Dalam kunjungannya kali ini, Catherin Imran bersama tim Relawan MRI-ACT membawa amanah dari donatur yaitu Global Giving berupa paket pangan sebanyak 222 Paket yang masing-masing terdiri dari 10 Kg Beras, 2 Liter Minyak Goreng, 1 Kg Gula Pasir, 2 Buah Ikan Kaleng, 1 Box Teh Celup. Bantuan ini akan didistribusikan ke 4 desa yang terdampak, yaitu Desa Binuanga, Desa Saleo, Desa Tanjung Laboa, dan Desa Biontong Satu yang berada di Kecamatan Bolangitang Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara. Dan direncanakan akan berlangsung selama dua hari, yaitu Kamis – Jumat 28-29 Mei 2020.

Paket pangan sebanyak 222 ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak pasca banjir bandang, terlebih lagi dengan adanya pandemi Covid-19 ini tentunya masyarakat sangat-sangat kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka, karena adanya pemberlakuan pembatasan seperti Social Distancing, Physical Distancing dan juga PSBB.

“Kami menyadari bahwa pasca banjir bandang ini masyarakat banyak yang mengalami kerugian material karena kerusakan yang diakibatkan banjir tersebut, namun kami memilih untuk menyalurkan bantuan berupa paket pangan sebagai langkah tercepat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terlebih di tengah pandemi Covid-19 ini,” ucap Catherin Imran yang sering disapa Cathy ini.

“Dalam kunjungan kami ini, kami juga akan mendata kebutuhan-kebutuhan lainnya, sehingga kami bisa melihat hal apa yang kiranya kelak dapat kami lakukan sebagai tindak lanjut. Kami tidak menjanjikan apa-apa namun kami akan berusaha mengajak para dermawan untuk membantu saudara-saudara kita yang ada di sini,” imbuhnya.

Dalam keterangannya, Cathy menjelaskan bahwa lembaga Aksi Cepat Tanggap merupakan lembaga kemanusiaan Global Profesional yang menghimpun dan menyalurkan donasi dari masyarakat umum maupun korporasi untuk membantu menyelesaikan persoalan-persoalan kemanusiaan bukan hanya yang ada di Indonesia namun juga hingga ke mancanegara dengan konsep Total Disaster Management.(*)