Rapat pembahasan program Makassar Sehat yang digelar di Ruang Sipakatau Lantai 2 Balai Kota Makassar, Selasa (02/06/2020).

6 Juni, Pemkot dan PKK Luncurkan Program Makassar Sehat

Rabu, 03 Juni 2020 | 10:41 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama TP PKK Makassar akan meluncurkan program Makassar Sehat. Adapun tema yang diangkat ialah “Low Contact, High Immunity, High Activity.

Rapat pembahasan program ini pun digelar di Ruang Sipakatau Kantor Balai Kota Makassar, Selasa (02/06/2020). Pj Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf bersama Ketua TP PKK Kota Makassar Andi Masniawati Z Yusran dan seluruh kepala SKPD lingkup Pemkot membahas program ini untuk memulihkan kota dari Covid-19.

Rencananya, Program Makassar Sehat ini akan segera diluncurkan pada 6 Juni mendatang. Peluncurannya akan dilaksanakan di Posko Induk Covid Makassar Jalan Nikel.



Ketua TP PKK Kota Makassar, Andi Masniawati Z Yusran berharap dengan adanya gerakan ini dapat segera menghentikan penyebaran Corona di Makassar. Sehingga kondisi kota bisa kembali kondusif.

“Pada program Makassar Sehat nanti akan banyak edukasi tambahan ke masyarakat. Jika sebelumnya hanya cuci tangan,jaga jarak dan pakai masker, kini kita upayakan untuk mengajak warga memperbaiki kekebalan tubuhnya dengan mengkonsumsi nutrisi yang asalnya dari bahan pangan di sekitar kita,” ujarnya.

Ia menambahkan jika menjaga imunitas tubuh sangat berpotensi membentengi diri dari serangan virus apapun itu. Olehnya itu, ia mengajak warga untuk melakukan olahraga senam ringan agar melancarkan peredaran darah.

“Jika imun tubuh bagus,otomatis virus akan sulit untuk masuk. Nah dengan gerakan ringan dalam senam minimal 20 menit selama 3 kali dalam seminggu di tambah dengan konsumsi makanan bergizi semoga dapat memerangi wabah ini,” tambahnya.

Ia juga massif mengajak seluruh Ketua PKK Kecamatan bersama Ketua Pokja masing-masing. Dimana untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah bercocok tanam herbal agar dapat di konsumsi saat pandemi ini. (*)


BACA JUGA