Kepala BNPB RI, Doni Mardono saat menemui para wartawan di Posko Covid-19 Sulsel, Minggu (07/06/2020).

Ini Tiga Penyakit Bawaan yang Rentan Terkena Corona di Sulsel

Minggu, 07 Juni 2020 | 20:26 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Mardono mengungkapkan, ada tiga penyakit yang rentan terkena Corona di Sulawesi Selatan (Sulsel). Diantaranya, diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung.

“Ada tiga jenis penyakit penyerta yang resikonya sangat tinggi di Sulsel. Pertama adalah diabetes, yang kedua adalah hipertensi dan ketiga adalah jantung,” katanya saat ditemui di Posko Covid-19 Sulsel, Minggu (07/06/2020).

Seluruh warga Sulsel, kata dia, apabila memiliki salah satu dari tiga penyakit tersebut maka mesti tetap beristirahat di rumah. Serta menghindari kontak langsung terhadap orang lain untuk mencegah penyebaran.

“Dengan data ini diharapkan warga Sulsel yang menderita penyakit diabet, hipertensi dan juga jantung untuk betul-betul menjaga diri, untuk tidak banyak melakukan aktifitas dan banyak gerak,” lanjutnya.



Kasus Corona yang ada di Sulsel sendiri telah menjadi perhatian khusus bagi pemerintah pusat. Pasalnya, jumlah kasusnya yang terus meningkat.

Hal ini disampaikan oleh Presiden RI, Jokowi Widodo. Ia pun menginstruksikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan kementerian berfokus menangani penyebaran virus Corona di tiga provinsi. Salah satunya, ialah Sulsel.

“Saya ingin kita konsentrasi gugus tugas maupun kementerian, TNI, dan Polri utamanya konsentrasi di 3 provinsi yang angka penyebarannya masih tinggi, yaitu di Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan,” ujar dalam ratas yang disiarkan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (04/06/2020).

Olehnya, Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Terawan Agus Putranto, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, dan Kepala BNPB, Doni Mardono datang meninjau langsung perkembangan penanganan Corona di tiga provinsi tersebut. (*)