Makassar Marak Jukir Liar, PD Parkir Minta Warga Segera Laporkan

Selasa, 09 Juni 2020 | 19:13 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Aktivitas para Juru Parkir (Jukir) liar di sejumlah lokasi di Kota Makassar kembali marak. Keberadaan mereka kerap dikeluhkan oleh masyarakat

Pasalnya, jika tidak diberi, raut wajah jukir siluman pun sontak berubah muram dan seolah olah marah, bahkan ia memandang si pemilik kendaraan dengan tatapan yang tajam

Seperti yang dialami salah satu pemilik kendaraan warga Kecamatan Manggala, Ervin. Ia mengaku merasa sangat terganggu dengan aktivitas jukir liar di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Makassar

“Kita resah sekali dengan ulahnya ini tukang parkir, tidak ada tanda pengenalnya, tidak ada karcis di kasiki, minta lebih bayarannya lagi, padahal ada ji adek ku yang jaga di motor,” keluh Ervin, Senin (08/06/2020).



Menurutnya, melihat kelakuan petugas jukir yang dianggap seperti siluman tersebut akan membuat masyarakat merasa ketakutan. Apalagi cuma berhenti sebentar sudah dikenakan tarif parkir

“Saya berharap, pemerintah dan pihak kepolisian segera memberikan tindak tegas jukir model seperti itu,” ujarnya.

Hal berbeda diungkapkan oleh Iqbal, warga Jalan Tabaria, Kecamatan Tamalate. Ia mengeluhkan padatnya parkiran di depan toko Bintang dan Toko New Agung pasca berakhirnya PSBB

Bahkan, kata Iqbal deretan kendaraan yang kerap parkir di bahu jalan tepat depan kedua toko tersebut sudah menjadi pandangan sehari hari hari bagi warga yang melintas di jalan itu

“Mungkin kawanan jukir disitu melihat ada peluang sangat besar sehingga tidak memperdulikan lagi aturan yang berlaku, bahkan sebagian jalan pun dijadikan sebagai lahan untuk mencari rezekinya,” kata Iqbal

Meski bagi jukir itu adalah tempat rezekinya, namun kehadiran jukir di bahu jalan sangat meresahkan pengguna jalan. Sebab menghalangi sebagain hak warga

“Bukan cuma kita yang naik kendaraan yang dia halangi, pejalan kaki pun juga diambil haknya, sehingga inimi yang buat kemacetan dan semrawutnya lalu lintas di jalan itu,” tandasnya.

Mengenai hal tersebut, Direktur Umum (Dirut) PD Parkir Irhamsyah Gaffar menyebut hingga saat ini jukir di Makassar masih terus terpantau. Bahkan, belum ada satupun ditemukan yang tidak resmi atau liar

“Yang jelas begini, kalau ada jukir dan belum resmi dan mau jadi resmi kami akan menerima mereka menjadi tenaga kerja PD Parkir dan kami siapkan tempat. Tetapi sampai saat ini tim verifikasi kami yang sering turun kelapangan tidak ada kita dapati jukir liar,” ujar Ilo, sapaan Irhamsyah.

Olehnya itu, ia menyampaikan kepada masyarakat yang melihat atau mendapati adanya aktivitas jukir liar agar segera melaporkan atau mengadukan ke PD Parkir

“Jadi kalau ada aduan dari masyarakat tim terpadu, TRC PD Parkir turun, tim Brimob turun ke lokasi untuk memberikan edukasi dan keterangan kepada jukir agar tidak terjadi lagi persoalan di lapangan,” ungkapnya

Menurutnya, dengan keterbatasan jangkauan, sehingga sebagian kecil jukir tidak terpantau oleh PD Parkir. Sehingga pihaknya sangat berharap bekerjasama dengan masyarakat, setidaknya dengan melaporkan.

Humas PD Parkir Asrul, menyebut salah satu upaya untuk meminimalisir persoalan tersebut yakni dengan menjalankan SOP dan rutin melakukan patroli mobil oleh tim TRC

“Selain itu PD Parkir di backup dengan Mitra Brimob, sehingga kita berharap kerjasama oleh semua pihak menginformasikan ke kami jika menemukan terindikasi jukir liar agar segera kami tindak lanjuti,” pungkasnya.

Adapun aduan persoalan perparkiran di Kota Makassar lanjut Asrul, agar masyarakat segara melaporkan melalui WhatsApp ke nomor 0853-4954-3638 atau Facebook dan Instagram @Humas_pd parkir. (*)


BACA JUGA