Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin saat ditemui usai dilantik di Rujab Gubernur Sulsel, Jumat (26/6/2020)

Usai Dilantik, Rudy Djamaluddin: Tak Ada PSBB, Fokus Pulihkan Ekonomi

Jumat, 26 Juni 2020 | 19:46 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin rupanya tak akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Sosial (PSBB) tahap ketiga. Padahal, kasus Covid-19 kian meningkat di Kota Makassar.

Alih-alih menerapkan PSBB, dirinya justru ingin memulihkan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Sebab, kata Rudy, masyakarat sudah cukup sengsara akibat kehadiran virus ini.

“Kita harapkan tidak ada PSBB, kita ingin mengendalikan Covid-19 tapi tidak menekan ekonomi kita. Masyarakat sudah cukup terpukul masalah ekonomi,” jelasnya saat ditemui di Rujab Gubernur Sulsel, Jumat (26/6/2020).

Kendati demikian, ia memastikan tidak akan melemahkan pengawasan dalam penekanan Corona. Ia akan mempertimbangkan upaya lain agar bisa menekan Corona walau ada pemulihan ekonomi.



“Kita coba mengambil pertimbangan yang paling tetap bisa mengendalikan Covid-19 tapi yang lain bisa berjalan,” ujar Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel.

Untuk diketahui, Rudy Djamaluddin resmi menjabat sebagai Pj Wali Kota Makassar menggantikan Yusran Jusuf. Dilantik Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, pelantikan berlangsung di Rujab Gubernur Sulsel, Jumat (26/6/2020).

Acara tersebut dihadiri oleh para kepala SKPD lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo, Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Adi Rasyid Ali, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Muhammad Ansar, Assisten I Pemkot Makassar, M. Sabri.(*)


BACA JUGA