Orlando Gerard Pesiwarisa, anak asal Merauke, yang baru berusia 7 tahun dan sedang dalam kondisi sakit serta memerlukan penanganan rumah sakit dengan fasilitas kesehatan yang lebih memadai ke Rumah Sakit Wahidin di Makassar

Demi Penanganan Medis Lebih Baik, Sriwijaya Air Terbangkan Orlando dari Merauke ke Makassar

Sabtu, 27 Juni 2020 | 19:44 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Fotografer: Erik Didu - Go Cakrawala

MERAUKE, GOSULSEL.COM — Kondisi Indonesia yang masih berjuang melawan pandemi Covid-19, tidak sampai menyurutkan semangat Sriwijaya Air untuk tetap membantu sesama.

Pada hari ini (27/6), Sriwijaya Air yang bekerjasama dengan gerakan Rumah Harapan Melanie telah memindahkan seorang anak asal Merauke bernama Orlando Gerard Pesiwarisa yang baru berusia 7 tahun dan sedang dalam kondisi sakit serta memerlukan penanganan rumah sakit dengan fasilitas kesehatan yang lebih memadai ke Rumah Sakit Wahidin di Makassar.

Kondisi Orlando yang perlu mendapat penanganan khusus mendapatkan fasilitas dari Sriwijaya Air yang menyiapkan stretcher dan tabung oksigen dalam perjalanan Merauke ke Makassar. Selain itu, kedua orang tua Orlando dan tenaga medis juga akan turut dalam penerbangan tersebut.

Diungkapkan oleh Yuwan Eunike selaku Vice President Commercial Sriwijaya Air bahwa kegiatan kemanusiaan ini dilakukan sebagai bagian dari Corporate Social Responsibilities (CSR) dengan membantu mengantarkan Orlando agar sampai ke Makassar dan mendapatkan penanganan medis yang lebih baik.



“Sriwijaya Air pada hari ini (27/6) melaksanakan kegiatan CSR dengan mengerahkan kemampuan serta pengalaman terbaik kami untuk memindahkan adik Orlando yang saat ini sedang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut ke Rumah Sakit Wahidin di Makassar dengan menggunakan flight SJ 6101,” ungkapnya.

Yuwan juga menjelaskan, bahwa penanganan Orlando selama perjalanan juga akan mematuhi Standard Operating Procedure (SOP) Sriwijaya Air dalam penanganan penumpang sakit dan selama ini Sriwijaya Air pun sudah memiliki cukup pengalaman menjalankan penerbangan khusus seperti ini.

“Sriwijaya Air memang selama ini memiliki program pengangkutan pasien dengan memodifikasi layout tempat duduk di dalam kabin sehingga dapat menempatkan stretcher atau tempat tidur pasien yang perlu penanganan khusus selama perjalanan. Selain tempat duduk, kami juga menyediakan tabung oksigen yang dapat dipakai pasien selama perjalanan menuju kota tujuan. Kami memastikan pasien mendapat pelayanan terbaik khas Sriwijaya Air dari mulai proses penjemputan dengan ambulans, kemudian check-in di bandara sampai tiba di kota tujuan,” jelas Yuwan.

Dan di tengah merebaknya pandemi Covid-19, proses pengantaran Orlando pun mendapatkan penanganan lebih rinci dari biasanya, tentu selain mematuhi SOP, tim Sriwijaya Air juga akan memastikan bahwa proses pengantaran Orlando dan kedua orang tuanya ini juga tetap mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah.(*)