Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, Plt Kadis PP dan KB Makassar, Sitti Isnaini saat berfoto bersama saat peringatan Harganas di Kantor Dinas PP dan KB Makassar, Senin (29/6/2020)

Rudy Dorong Program Penyuluh KB Disisipkan Edukasi Soal Covid-19

Selasa, 30 Juni 2020 | 09:19 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Tanggal 29 Juni telah ditetapkan sebagai hari Keluarga Nasional (Harganas). Penetapan ini dikuatkan dengan Keppres Nomor 39 Tahun 2014 tentang Hari Keluarga Nasional.

Saat ini, merupakan peringatan yang ke-27. Acara peringatan Harganas ini berlangsung di Kantor Dinas Pengendalian Penduduk (PP) dan Keluarga Berencana (KB) Kota Makassar. Dimana dirangkaikan dengan dimulainya pelayanan KB serentak sejuta akseptor di Kecamatan Tamalate, Senin (29/6/2020).

Dalam peringatan tersebut, turut hadir Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin. Ia pun mendorong sosialisasi dan program edukasi masyarakat terkait. Corona atau Covid-19 diikutkan dalam kegiatan penyuluh KB.

“Tim penyuluh KB kita ada di semua titik. Jadi kami berharap ada tiga hal yang perlu kita tanamkan ke masyarakat untuk memutus mata rantai Covid-19 ini, kepatuhan, kejujuran, dan kebersamaan. Nah peran teman-teman yang bergerak di KB ini bisa terus menerus melakukan edukasi ke masyarakat untuk bisa patuh, pakai masker, jaga jarak, rajin cuci tangan dan makan makanan bergizi,” terangnya.



Menurut Rudy, penting bagi kader keluarga berencana terus bergerak bersama-sama semua kalangan dan dilakukan secara masif. Maka, masalah Covid-19 di Makassar bisa dikendalikan dan ditangani sesegera mungkin.

Terkait pelayanan KB serentak sejuta akseptor, yang terpenting dari pengendalian penduduk, harapan Rudi bahwa bisa terbentuk keluarga-keluarga yang cerdas, keluarga-keluarga yang sehat, yang memiliki rasa sosial tinggi sehingga terbentuk keluarga bahagia sejahtera. Dengan demikian, maka kota ini akan sejahtera dan negara ini akan maju.

Olehnya itu, Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel ini mengatakan kegiatan hari ini sangat strategis sebab menurutnya keluarga adalah pilar utama membangun bangsa. Sejahtera dan cerdasnya bangsa ini ditentukan oleh kondisi keluarga-keluarga yang ada di dalamnya.

Sementara itu, menurut Plt Kepala Dinas PP dan KB Makassar, Sitti Isnaini, hari ini merupakan hari puncak dimana dilakukan Pelayanan KB serentak sejuta akseptor. Beberapa rangkaian kegiatan telah dilaksanakan seperti, kerja bakti serentak di kampung KB di 14 kecamatan, dan juga penyuluh kader pada 26 Juni lalu.

“Kita juga melakukan komunikasi informasi dan edukasi mengenai pelayanan KB oleh penyuluh KB secara dor to dor. Pelayanan KB sejuta akseptor di Makassar ini adalah kegiatan nasional yang akan memecahkan rekor MURI sejuta akseptor di Indonesia,” ucapnya. 

Adapun yang dimaksud akseptor KB adalah anggota masyarakat yang mengikuti gerakan KB dengan melaksanakan penggunaan alat kontrasepsi. Akseptor KB menurut sasarannya terbagi menjadi tiga fase yaitu fase menunda atau mencegah kehamilan, fase penjaringan kehamilan dan fase menghentikan atau mengakhiri kehamilan atau kesuburan.(*)


BACA JUGA