Kadinsos Kota Makassar, Mukhtar Tahir saat ditemui di Posko Covid-19 Makassar, Senin (11/05/2020).

Didesak Transparansi Soal Anggaran Bansos Covid-19, Kadinsos Minta Semua Pihak Bersabar

Sabtu, 11 Juli 2020 | 15:19 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar didesak berbagai pihak mengenai transparansi anggaran bantuan sosial (Bansos) yang dikeluarkan warga terdampak Covid-19. Sebab, pihaknya merupakan SKPD yang diberikan anggaran yang cukup besar yakni sebesar Rp52 miliar. 

Kepala Dinsos Makassar, Mukhtar Tahir pun angkat bicara. Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini, pemakaian anggaran yang telah dilakukan pihaknya menghabiskan sebanyak lebih dari Rp27 miliar. 

“Jadi itu mi semua mau saya sampaikan kalau sudah selesai. Pokoknya tidak sampai 28 M lah dari 51 yang saya pegang,” kata Mukhtar saat ditemui di Pokso Covid-19 Makassar, Jumat (10/7/2020).



Serapan anggaran yang dilakukan pihaknya tersebut dianggap belum maksimal. Akan tetapi, Mukhtar menepis jika serapan anggaran untuk dana Bantuan Tak Terduga (BTT) tak harus dihabiskan seluruhnya.

“Kalau dana tak terduga bukan namanya harus di serap, tapi disediakan. Kalau misalnya pak (Pj) Wali mengatakan sudah tertransfer ke saya 50 M. 50 M saya pake sesuai kebutuhan kan tak terduga jadi bukan itu yang dipakai,” paparnya.



Sedangkan tuntutan transparansi yang disayangkan oleh pihaknya, kata Mukhtar akan dilakukan setelah perhitungan. Dimana menghitung secara keseluruhan anggaran yang digunakan.

“Makanya transparansinya itu pada saat kita sudah melakukan, kan di taumi kalau 51 M, nanti pi sudah ini baru berhitung. Dia berhitung kita yang berkerja kita kipas angin dia yang kedinginan,” tukas Mukhtar.

Sejauh ini, ia mengatakan bahwa proses pemeriksaan penggunaan anggaran telah dilakukan oleh pihak terkait. Baik dari Inspektorat maupun Badan Pemeriksaan Keuangan Daerah (BPKD).

“Sudah semua. itukan namanya di dampingi Inspektorat, jaksa, BPKD ada makanya saya bilang seharusnya menjawab mi dia bukan saya,” ungkapnya.

Sementara rincian penggunaan anggaran sendiri, kata Mukhtar belum bisa disampaikan oleh pihaknya saat ini. Pasalnya, ia masih melakukan pengadaan. 

“Kalau saya begini, yang jelas saya harus menjawab setelah saya selesai berkerja. biar tommi orang maki-maki ka dulu. Nanti akan ada waktu satu dua hari setelah rampung saya jumpa pres terkait dengan itu,” tuturnya.

“Bagaimana bisa kasih laporan kalau tidak ada pi, semua orang bertanya belum selesai selesai pi. Mungkin satu dua hari sudah saya sampaikan,” tandas Mukhtar.(*)