Ketua TP PKK Sulsel, Lies F Nurdin dan Ketua TP PKK Makassar, Rossy Timur Wahyuningsih saat mengampanyekan penggunaan masker ke warga, Sabtu (18/07/2020).

Berkeliling Kota, PKK Sulsel dan Makassar Kampanyekan Pakai Masker

Minggu, 19 Juli 2020 | 12:55 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – TP PKK Pemprov Sulsel dan Kota Makassar terus membangun kolaborasi. Kedua pihaknya mengkampanyekan penggunaan masker ke warga Makassar setiap beraktifitas di luar rumah. 

Kampanye dalam bentuk himbauan dan sosialisasi terus digaungkan sebagai bentuk edukasi kesehatan. Ini demi melandaikan penyebaran virus Covid-19 di Makassar.

Bersama dengan pengurus PKK juga Dekranasda, Ketua TP PKK Sulsel, Lies F Nurdin dan Ketua TP PKK Makassar, Rossy Timur Wahyuningsih menyisir sejumlah ruas jalan. Keduanya mengajak masyarakat menggunakan masker dan jaga jarak serta mencuci tangan dengan sabun, Sabtu (18/07/2020).

Melalui pengeras suara, imbauan menggema di jalan. Meminta warga yang berada di kerumunan seperti pasar agar tetap memperhatikan aturan kesehatan.



“Ibu-ibu, bapak-bapak tolong pakaiki’ maskerta’, jaga jarak,dan jangan lupa cuci tangan dengan sabun. Jika tidak mendesak, jangan keluar rumah. Hindari kerumunan,” imbau Lies.

Sembari mengedukasi, pemberian masker juga di berikan pada sejumlah warga yang terlihat tidak menggunakan masker. Padahal sedang beraktifitas. 

Ketua TP PKK Kota Makassar, Rossy Timur Wahyuningsih mengatakan konvoi ini untuk melihat bagaimana perilaku masyarakat. Terlebih, telah diterapkan Perwali Nomor 36 Tahun 2020.

“Kota Makassar saat ini sedang penerapan Perwali no 36 tahun 2020. Ada batasan akses keluar masuk kota dan juga penertiban penggunaan masker. Hari ini bersama Ibu Gub yang juga Ketua TP PKK Provinsi Sulsel, kami melintas di sejumlah jalan dan masih mendapati ada warga yang belum menggunakan masker. Ini akan terus kita edukasi,karena itulah tugas PKK mengawal kerja pemerintah,” tegas Rossy.

Dengan adanya kolaborasi seperti ini di harapkan masyarakat dapat memahami aturan dan menjalankan himbauan secara disiplin. Agar grafik Covid-19 bisa menurun. (*)


BACA JUGA