Kaban Kesbangpol Pemkot Makassar, Jamaing saat berdebat dengan Anggota PM di Pos Batas Makassar-Syekh Yusuf, Gowa, Minggu (19/7/2020)

Adu Mulut Pejabat Pemkot dan Anggota Polisi Militer, Ini Kata Rudy

Senin, 20 Juli 2020 | 18:25 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Salah seorang pejabat eselon II Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar diketahui telah berdebat dengan petugas gabungan Gugus Tugas Covid-19. Ialah Kepala Badan (Kaban) Kesatuan Politik dan Bangsa (Kesbangpol), Jamaing.

Kejadian tersebut terekam dalam video berdurasi 5 menit 30 detik dan telah beredar di sejumlah grup WhatsApp. Kejadian ini diketahui berlangsung di Pos Batas Makassar, Syekh Yusuf, Gowa, Minggu (19/7/2020).

Dalam video tersebut, Jamaing diduga telah melanggar protokol kesehatan. Dimana ia kedapatan tidak menggunakan masker saat berkendara.

Salah satu petugas yang merupakan anggota Polisi Militer (PM) pun lantas berbicara dengan nada keras dihadapan Jamaing. Ia menjelaskan bahwa, Jamaing mesti patuh terhadap aturan yang berlaku.



“Saya Perwali pak 36, saya capek disini. Kalau begitu, tolong hargai kami. Jangan buat masalah, pak,” katanya.

“Saya belum lewat pak, makanya saya putar,” kata Jamaing saat menjelaskan ke anggota PM dalam video itu.

Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin angkat bicara. Ia mengatakan, bahwa penerapan protokol kesehatan mesti ditaati oleh semua pihak, termasuk pejabat.

“Pokoknya intinya itu protokol kesehatan itu harus jalan,” katanya saat ditemui di Balai Kota Makassar, Senin (20/7/2020).(*)